ads

02 July, 2019

Begini Upaya PKM Tanete Riattang Ciptakan Tukang Profesional

Begini Upaya PKM Tanete Riattang Ciptakan Tukang Profesional
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Peningkatan Kapasitas Masyarakat (PKM) Klaster Kecamatan Tanete Riattang melaksanakan Pelatihan Sertifikasi Tukang guna menciptakan tukang yang profesional di bidangnya, khususnya tukang kayu dan tukang batu.

Pelatihan sertifikasi tukang tersebut merupakan salah satu program kerja Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Bone.

Sebagaimana yang dikemukakan Asisten Kotaku (Askot) Mandiri Kabupaten Bone, Herman ke Rakyatsatu.com, Selasa (02/07/2019) seusai memberikan materi pelatihan tukang di Aula Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, yang dibuka oleh Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Infrastruktur Perkotaan (PIP) Kementerian Pekerjaan Umum, Syahruli Asmar.

"Kegiatan ini untuk membuat mereka ahli/profesional di bidangnya, khususnya tukang kayu dan tukang batu. Selain itu untuk meningkatkan meningkatkan taraf kesejahteraan mereka," ujar Herman.

Untuk itu, mereka dibekali pengetahuan manajemen pertukangan, baik teori maupun praktek.

"Yang diutus adalah tukang kayu dan tukang batu dan sebelum diberangkatkan tes ke Palopo mereka diberikan pembekalan terori dan praktek," ujar Herman.

Setelah mereka dibekali maka para tukang kayu dan tukang batu tersebut kita kirim ke Kota Palopo untuk mengikuti tes di kantor Badan Perencanaan Daerah Palopo bersama 3 kabupaten/kota lainnya, Wajo, Tator dan Palopo.

Ia juga menjelaskan, apabila mereka lulus pada tes di Kota Palopo yang dilakukan oleh Balai Jasa Kontruksi Provinsi Sulawesi Selatan maka akan mendapatkan sertifikat dari Balai Jasa Kontruksi Provinsi Sulawesi Selatan.

"Adapun testnya berupa asesmen, wawancara dalam hal ini teori dan praktek. Setelah mereka lulus maka akan dipekerjakan pembangunan Kotaku," tegas Herman.

Ia menambahkan, adapun yang diutus PKM Klaster Kecamatan Tanete Riattang, terdiri dari 10 orang dari 5 kelurahan yakni Kelurahan Biru, Masumpu, Walennae, Bukaka, dan Manurunge

"Kualitas pembangunan khususnya pembangunan infrastruktur tergantung tukang maka perlu mereka mendapatkan bekal pengetahuan agar profesional di bidangnya," pungkas Herman. (Rasul)
Don't Miss

News Feed