ads

01 March, 2019

Wabup Tana Toraja: Pemda Setuju Perbanyak Rumah Makan Berlabel Halal, Bukan Wisata Halal

Wabup Tana Toraja: Pemda Setuju Perbanyak Rumah Makan Berlabel Halal, Bukan Wisata Halal
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Ide pengembangan wisata halal di Toraja, ditanggapi langsung oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, Jumat (01/03/2019).

Seusai menghadiri pelantikan pegawai struktural, Kepala Sekolah SD dan pengawas SD di gedung Tammuan Mali (Kamis, 28/02/19), Wabup Victor menyebut akan meluruskan persetujuan Pemerintah Daerah Tana Toraja mengenai wisata halal.

Menurutnya, tidak ada wisata halal yang akan dikembangkan di wilayah Tana Toraja. Namun, yang akan dikembangkan adalah rumah makan berlabel halal tanpa merubah dan menghilangkan yang sudah ada.

"Kan yang kita kenal cuma satu dua saja rumah makan umum yang berlabel halal. Nah, ini yang kita perbanyak sehingga pengunjung yang beragama muslim memiliki banyak referensi tempat makan," jelasnya.

Pentingnya rumah makan berlabel halal ini, tentu akan memberi kenyamanan bagi pengunjung. Rumah makan yang menyediakan makanan khas Toraja pun harus dikembangkan karena itu menjadi salah satu ciri khas Toraja yang jadi buruan pengunjung.

"Ini penting untuk kenyamanan pengunjung. Bukan hanya itu, rumah makan khas Toraja yang menyajikan Pa'piong, Tollo Lendong, Pamarrasan pun harus dikembangkan, karena itu yang menjadi buruan pengunjung, tidak boleh dihilangkan," tambah Wabup Victor.

Untuk pengurusan sertifikasi label halal ini, akan difasilitasi langsung oleh Pemda Tana Toraja, bagi rumah makan yang mengajukan usahanya tersebut.

"Tidak ada paksaan. Bagi yang mau diberikan sertifikasi halal, silahkan hubungi Pemda Tana Toraja, kita akan fasilitasi," katanya.

Mengakhiri penjelasannya, Wabup Victor mengatakan bahwa Toraja akan tetap Toraja, tidak ada yang berubah dan harus dipertahankan. Hotel pun akan tetap menyediakan minuman alkohol karena pengunjung dari Barat banyak.

"Toraja akan tetap Toraja, tidak ada yang berubah dan harus dipertahankan. Adat dan budaya kita yaa seperti, ma'tinggoro tedong, aluk todolo, tidak akan berubah. Hotelnya pun akan tetap menyediakan minuman alkohol, kan tamu kita banyak bule," kunci Wabup Victor. (Kris)
Don't Miss

News Feed