Iklan

Iklan

KPU Soppeng Sasar 10 Kelompok Masyarakat Sosialisasi Kertas Suara

25/02/19, 12:29 WIB Last Updated 2019-02-25T04:29:26Z
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Banyaknya kertas suara yang akan digunakan di Pilkada 17 April mendatang menjadikan masyarakat harus lebih teliti.

Lima jenis warna kertas suara yang dikeluarkan KPU harusnya disosialisasikan secara masif kepada masyarakat, agar memudahkan masyarakat menentukan pilihan dan tidak salah memilih kertas suara.

Ketua KPU Soppeng Muhammad Hasbi saat dihubungi mengatakan, pihaknya saat ini gencar melakukan sosialisasi di Kabupaten Soppeng.

"Saat ini pihak KPU gencar melakukan sosialisasi di media Sosial terkait lima jenis kertas suara," kata Hasbi, Senin (25/02/2019).

Hasbi menjelaskan, selain Sosialisasi, program pendidikan pemilih yang dilakukan oleh KPU (sekolah, perguruan tinggi, Ormas/LSM, komunitas dan pegawai instansi vertikal, karyawan BUMD/BUMN), pihaknya juga merekrut relawan demokrasi untuk menyasar di 10 basis kelompok masyarakat.

" Kita sudah merekrut relawan demokrasi untuk menyasar di 10 basis Kelompok masyarakat," lanjutnya,

Meski demikian, pihak KPU dan relasi sudah dan sedang melakukan giat sosialisasi massif di seluruh wilayah Kkabupaten Soppeng.

Sementara itu, Masyarakat Kelurahan Sumpangale, Kecamatan Marioriawa, saat dihubungi mengatakan, hingga saat ini, belum ada pihak yang mengajarkan warna kertas suara yang akan dipilih 17 April kecuali calon anggota DPRD.

"Seandainya tidak ada calon legislatif  yang memperlihatkan contoh kertas suara, kita tidak tahu warna apa untuk DPRD Kabupaten dan lainnya," kata Candra

Sementara itu, Ketua RW Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata H Abdul Hamid (70) saat ditemui mengatakan, saat ini di wilayahnya belum ada sosialisasi terkait kertas suara.

"Kalau penambahan DPT kemarin memang ada, dan saya diundang," ujarnya saat ditemui dikediamannya, Minggu (23/02/2019).

Selain itu, dirinya juga baru tahu, jika kertas suara untuk DPR RI, DPRD Kabupaten dan Provinsi tidak tertera foto masing-masing calon.

"Saat ini saja, saya belum tahu warna kertas suaranya, dan Saya kira ada fotonya, ternyata tidak ada foto terpasang untuk caleg,"  terangnya.

Mengetahui keras suara untuk caleg tidak disertai foto, dirinya berpendapat menjadi kendala kepada masyarakat yang sudah berumur seperti dirinya.

"Ini salah satu kendala, terlebih jika tidak ada sosialisasi kepada masyarakat," ujar pensiunan ASN itu. (Ilo)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KPU Soppeng Sasar 10 Kelompok Masyarakat Sosialisasi Kertas Suara

Terkini

Iklan