ads

08 January, 2019

Ditikam Saat Lampu Padam, Siswa SUPM Negeri Bone dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone

Ditikam Saat Lampu Padam, Siswa SUPM Negeri Bone dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone
banner 336x280
Korban Andi Muhammad Rivaldi  saat ini dirawat di RSUD Tenriawaru Bone
RAKYATSATU.COM, BONE - Andi Muhammad Rivaldi, salah seorang siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh rekannya di Kompleks SUPM Negeri Bone, Jl. Sungai Musi, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Kini Andi Muhammad Rivaldi yang merupakan warga Jl Manurunge Watampone itu dirawat di RSUD Tenriawaru Bone, di Ruang VIP Anggrek.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muhammad Panrun, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Benar adanya penganiayaan tersebut, saat ini dirawat di RSUD Tenriawaru Bone," kata Muhammad Pahrun, Selasa (08/01/2019).

Hal senada disampaikan Humas RSUD Tenriawaru Bone, Ramli.

"Ada memang masuk kemarin malam (Minggu), siswa SUPM Bone, lebih jelasnya nanti saya cek karena saya diluar," kata Humas RSUD Tenriawaru Bone, Ramli saat dihubungi Selasa (08/01/2019).

Salah seorang rekan korban, AN, yang ditemui di RSUD Tenriawaru Bone, menuturkan korban dikeroyok oleh sejumlah orang tak dikenal di asramanya.

"Korban ini ditikam dan dikeroyok di asramanya bertepatan saat itu mati lampu. Belum ditahu pelakunya siapa, tetapi dugaannya rekan korban sendiri," kata AN usai menjenguk korban.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat itu Senin dini hari (07/01/2019) sekira pukul 01.30 Wita, apel malam baru saja usai, korban Andi Muhammad Rivaldi kembali ke kamarnya bersama sejumlah rekannya dan tiba-tiba lampu padam.

Sebagian besar rekannya langsung pergi tidur. Listrik menyala kembali 10 menit kemudian. Rivaldi sudah babak belur tanpa diketahui teman-temannya. Tubuhnya bersimbah darah akibat luka tusukan.
Memanfaatkan sisa-sisa tenaganya, dia membangunkan rekannya, Adnan, sambil berkata "Saya dikeroyok," katanya.

Beberapa temannya langsung melapor kepada guru pembimbing dan melarikan korban ke RSUD Tenriawaru Bone.

Ditemui di RSUD Tenriawaru Bone, korban mengaku tidak melihat pelakunya pada dini hari itu. Namun sebelum kejadian, dia sempat diancam oleh rekan seangkatannya yang dulu pernah konflik dengannya.

"Saya tidak tahu pelakunya karena kepalanya ditutup. Kemudian saat itu mati lampu, tetapi saya memang pernah dikeroyok sebelumnya sama SA, AY, dan MU sebulan yang lalu," tutur Andi Muhammad Rivaldi.

Sementara itu, secara terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SUPM Bone, Alwi Mulato mengatakan, tidak ada yang melihat kejadian itu karena bersamaan mati lampu. Diduga komplotan pelaku yang sengaja mematikan listrik agar bebas mengeroyok korban.

"Terduga pelaku ini yang berinisial SA kesehariannya memang bisa dibilang nakal dan suka memalak temannya. Saat ini dia diskorsing dari sekolah selama satu tahun karena pernah melakukan hal yang melanggar aturan sekolah," kata Alwi Selasa (08/01/2019).

Lanjutnya, ketika terduga pelaku hendak dirapatkan di sekolah beberapa waktu lalu, kata Alwi, dia menelepon orang tuanya. Dia bilang ke orang tuanya, "Kalau saya dikeluarkan dari SUPM, harus ada korban. Kalau saya tidak ditangkap, saya mati," ujar Alwi menirukan ancaman tersebut.

Sebelum kejadian ini, pelaku dan korban sudah pernah terlibat perkelahian sebelumnya. Kala itu, Andi Muhammad Rivaldi juga dikeroyok. Setelah itu, dia sering diancam pelaku.

Sampai saat ini Polisi masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Pihak sekolah juga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas kasus ini. Alwi berharap kejadian seperti ini tak terulang.

Ia menjelaskan, bahwa dirinya baru tahu setelah kejadian.

“Saya baru tau setelah kejadian, waktu saya ke asrama, korban sudah dalam keadaan bersimbah darah dan menggigil, sayapun tak memikirkan apa-apa lagi, termasuk mencari pelaku, hanya fokus bagaimana cara menyelamatkan anak didik saya, setelah mengantarnya ke RSUD barulah kemudian saya ke Polres untuk melapor,” ujar Alwi.

Ditanya soal adanya rekan seangkatan korban berinisial SA, AB dan MI yang sempat beberapa kali melakukan pengeroyokan dan mengancam korban, Alwi tak menampik, namun dirinya enggan mastikan jika mereka ada kaitannya dengan kasus tersebut.

Andi Muhammad Rivaldi yang dikenal siwa yang baik dan mudah diatur itu mengalamai luka gores pada bagian kepala sebelah kanan, luka iris pada leher, dan luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri akibat benda tajam.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed