ads

22 December, 2018

TNI AD di Bone Punya Kepedulian Terhadap Ibu, Itu Ditandai Lewat Upacara Bendera

TNI AD di Bone Punya Kepedulian Terhadap Ibu, Itu Ditandai Lewat Upacara Bendera
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - TNI AD di Kabupaten Bone memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap Ibu. Hal itu ditandai, pelaksanaan Upacara Bendera, yang dilaksanakan Korem 141/Tp dan Kodim 1407/Bone, Sabtu (22/12).

Kalau di Makorem 141/Tp, Upacara Bendera Peringatan Hari Ibu (PHI), Irupnya adalah Kasrem 141/Tp, Letkol Inf Bobby Triyantho, Irup di Makodim 1407/Bone, adalah Dandim 1407/Bone, Letkol Inf Mustamin, dan dilaksanakan di Lapangan Upacara Makodim 1407/Bone, Jl Lapatau Watampone.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Mustamin membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, dalam sambutannya yang mengatakan, Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia.

Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya.

Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

Hakekat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional bukan hari libur.

PHI juga diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan.

Di lain sisi juga memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change).

Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki.

Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggung jawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perempuan dan laki-laki keduanya adalah "parthnership" sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional.

Bertepatan dengan PHI ke-90 Tahun 2018 ini telah diusung tema : "Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa".

Turut hadir dalam Upacara Bendera ini, para Danramil dan Pasi Kodim 1407/Bone, Ibu Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 1407/Bone beserta pengurus sejajaran Kodim 1407/Bone.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed