Budidayakan Padi Lokal, Pemda Tana Toraja Launching Panen Raya di Leatung Matallo

Budidayakan Padi Lokal, Pemda Tana Toraja Launching Panen Raya di Leatung Matallo
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Launching panen raya padi lokal digelar secara serentak di Lembang Leatung Matallo, Kecamatan Sangala Utara, Tana Toraja, Kamis (11/10).

Padi lokal Toraja yang ditanam dengan proses di ambo' (ditabur) ini, dipanen di lahan sawah seluas 30 hektar dengan sembilan varietas padi lokal.

Sembilan varietas tersebut, yakni Pare Pulu Kombong, Pulu Lallodo, Barri Todolo, Mansur, Pare Bau Lotong, Pare Bau Busa, Pare Bau Bua, Pulu Datte dan Pare Lotong.

Asisten II Pemda Tana Toraja, Bonifacius Paundanan, yang membuka secara resmi panen raya tersebut, mengatakan bahwa sudah seharusnya padi lokal Toraja lebih dikembangkan, karena sangat unggul baik dari jenis lain yang datang dari luar daerah Toraja.

Hal ini juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Tana Toraja, Haris Paridi. Dirinya menyebut bahwa pengembangan padi lokal Toraja, harus lebih ditingkatkan. Namun yang lebih penting adalah padi lokal Toraja harus dipromosikan, hingga menembus pasar nasional.

"Sebenarnya banyak peminat padi lokal Toraja, hanya perlu dipromosikan saja," ujar Kadis, Haris.

Tantangan para petani tentu pada proses tanam hingga panen padi lokal yang memakan waktu lebih lama dari varietas padi luar.

"Proses tanam hingga panennya, memang lebih lama, mencapai 5-6 bulan. Berbeda dengan varietas lain yang cukup tiga bulan sudah bisa panen," tambah Kadis, Haris.

Terlihat kemeriahan panen raya saat semua yang hadir turun ke sawah dan bersama-sama memetik padi lokal.

Turut hadir, Perwira Penghubung Kodim 1414 Tana Toraja, Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Polsek Sangalla, Camat dan Lurah/Lembang di Sangalla Utara dan ratusan masyarakat sekitar. (Kris)
loading...
close
Rakyatsatu