ads

23 June, 2018

KPU Bone Ajak Insan Media dan Ormas Sosialisasi dan Sukseskan Pilkada Serentak

KPU Bone Ajak Insan Media dan Ormas Sosialisasi dan Sukseskan Pilkada Serentak
banner 336x280
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, BONE - KPU Kabupaten Bone mengajak semua elemen, khususnya wartawan dan organisasi masyarakat (LSM) untuk mensosialisasikan dan menyukseskan Pilkada serentak 27 Juni 2018.


Ajakan tersebut dilontatkan KPU Kabupaten Bone saat menggelar Sosialisasi Segmen Pemilih 
Menuju Pilkada yang Berbudaya dan Bermartabat, di Novena Hotel, Jl Ahmad Yani Watampone, Sabtu (23/06), dengan peserta dari wartawan dan sejumlah anggota LSM yang ada di Kabupaten Bone.

Pada kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Bone diwakili oleh dua orang anggotanya yakni Hj Ernida Mahmud dan Veronica serta Panwaslu Bone diwakili M Alwi.

"Kami harap semua elemen dan khususnya teman-teman wartawan serta LSM untuk membantu terus melakukan sosialisasi agar partisipasi pemilih terus meningkat dalam menyukseskan Pilkada di Kabupaten Bone," harap Hj Ernida Mahmud.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa sampai H-4 pelaksanaan Pilkada serentak, KPU Kabupaten Bone masih terus massif mensosialisasikan pilkada serentak untuk mengajak masyarakat mendatangi TPSnya guna menggunakan hak pilihnya.

"Sampai saat ini, KPU Bone telah melakukan sosialisasi di 27 sekokah (SMA/SMK dan MA), 7 kampus perguruan tinggi, 27 kecamatan lewat Kampung Pilkada dan 30 event sosialisasi," jelas Hj Ernida Mahmud.

Hal senada diungkapkan Veronika, bahkan menurutnya dengan sosialisasi maka diharapkan terwujud Pilkada yang berbudaya dan bermartabat serta berkualitas.

"Tanda-tanda Pilkada berkualitas diantaranya partisipasi pemilih meningkat dan minim sekali pelanggaran," ujar Veronika.

Ia menambahkan, pendidikan pemilih dilakukan dengan melihat segmentasi dalam masyarakat. Segmentasi adalah pembilahan sosial yang ada di dalam masyarakat. Masyarakat terpilah-pilah ke dalam kelompok-kelompok pemilih homogen yang potensial. Baik itu potensial dari sisi jumlah maupun potensial dari sisi masalah yang dihadapinya. 

Setiap segmen pemilih memiliki kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda. Oleh karena itu pendekatan pendidikan pemilih yang dilakukan kepada masing-masing 
kelompok tersebut harus berbeda pula sesuai dengan karakter dari setiap segmen. 

"Dengan melakukan segmentasi dalam pendidikan pemilih, pendidikan pemilih akan relevan dengan karakter pemilih," jelas Veronika.

Sementara itu, perwakilan Panwaslu Kabupaten Bone, M Alwi mengatakan kalau pihaknya juga telah menghimbau Panwascam dan PPL agar massif melakukan sosialisasi.


"Kami selalu menghimbau Panwascam dan PPL agar jangan cuma jadi pengawas tetapi lakukan juga sosialisasi, sehingga Panwascam bersama PPK bersama-sama sosialisasi di mesjid-mesjid," ujar M. Alwi.  (Rasul)
Tampilkan kutipan teks
Don't Miss

News Feed