Masyarakat Wajo Ramai-ramai MaBARAKKA, Ini Alasannya

Masyarakat Wajo Ramai-ramai MaBARAKKA, Ini Alasannya
RAKYATSATU.COM, WAJO -  Dukungan masyarakat terhadap calon Bupati dan Waki Bupati Wajo nomor urut 2, semakin tak terbendung. Tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Wajo memilih BARAKKA ini, tak terlepas dari keinginan masyarakat untuk menjadikan Wajo yang lebih baik dan makin maju lagi.

Apalagi upaya pasangan BARAKKA meyakinkan masyarakat setiap hari semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Terbukti disetiap momen kampanye dialogis calon Bupati nomor urut 2 tersebut, selalu tumpah ruah dipadati ratusan masyarakat yang ingin menyaksikan calon pemimpin mereka tampil di atas panggung. Menjelaskan visi, misi, dan program unggulannya.

"Saya akan buat Wajo menjadi Kabupaten terbaik di Sulsel. Agar Kabupaten Wajo menjadi kebanggaan masyarakatnya dan masyarakatnya bangga dengan Bupati dan Wakil Bupatinya," seru calon Bupati Wajo nomor urut 2, dr Baso Rahmanuddin disetiap momen kampanye dialogisnya.

Gelombang dukungan terhadap BARAKKA ini datang dari berbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Wajo. Mulai dari Petani, nelayan, guru/dosen, pelajar/mahasiswa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, pensiunan dan sebagainya. Secara ringkas setidaknya terdapat 3 alasan utama para pihak tersebut ramai-ramai memilih BARAKKA jadi Bupati Wajo.

Pertama, BARAKKA.dinilai Merakyat. Figur DBR dan Pak Kiyai yang ramah, santun, dan mudah bergaul dianggap sebagai nilai tambah. Karena diyakini dapat memahami kehidupan masyarakat kecil.

"Pak DBR dan Pak Kiyai orangnya sederhana sekali. Ini bertanda kalau pasangan BARAKKA itu sangat merakyat," kata H.Bahar salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Tempe saat kampanye dialogis BARAKKA di Tokampu Kelurahan Siengkang Kecamatan Tempe Senin (30/1).

Kedua, BARAKKA dianggap berpengalaman. Rekam jejak Pak DBR sebagai birokrat selama kurang lebih 30 tahun dan Pak Kiyai sebagai Anggota DPRD Sulsel 2 periode, dinilai sebagai pengalaman penting untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Wajo.

"Kita tidak meragukan lagi pengalaman keduanya (Pak DBR dan Pak Kiyai). Sudah terbukti," jelasnya.

Dan terakhir program 17 puas BARAKKA dinilai paling realistis, tidak mengada-ngada dan semuanya bisa direalisasikan.
loading...
close
Rakyatsatu