![]() |
| Pemkab Bulungan menjajaki kerja sama pendidikan dengan Pascasarjana Universitas Fajar (UNIFA) Makassar. |
RAKYATSATU.COM, BULUNGAN - Pemkab Bulungan terus membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi guna mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya aparatur sipil negara (ASN). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama pendidikan dengan Pascasarjana Universitas Fajar (UNIFA) Makassar.
Peluang kolaborasi itu dibahas saat Bupati Bulungan, Syarwani, menerima kunjungan jajaran Pascasarjana UNIFA di Rumah Jabatan Bupati, Tanjung Selor, Kamis (5/11/2026). Pertemuan tersebut secara khusus membahas pengembangan kompetensi aparatur melalui pendidikan lanjutan, baik jenjang sarjana (S1) maupun magister (S2).
Dalam pertemuan itu, Syarwani didampingi istrinya, Sri Nurhandayani, menerima rombongan UNIFA yang dipimpin Dekan Pascasarjana, Dr. Mujahid. Turut hadir Ketua Program Studi Magister Manajemen, Dr. Nurmadhani Fitri Suyuthi, serta perwakilan Program Studi Magister Akuntansi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi program penerimaan mahasiswa baru UNIFA. Selain memperkenalkan program pendidikan reguler, pihak universitas juga memaparkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Dalam pembahasan, kedua pihak turut menjajaki peluang kerja sama untuk membuka akses pendidikan lanjutan bagi ASN di Kabupaten Bulungan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pendidikan pascasarjana.
Dekan Pascasarjana UNIFA, Mujahid, menyampaikan bahwa pihaknya melihat Pemerintah Kabupaten Bulungan memiliki perhatian serius terhadap pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, UNIFA ingin mengambil peran sebagai mitra akademik dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur dan pembangunan daerah.
Menurutnya, perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui penyediaan akses pendidikan serta penguatan kemampuan akademik yang relevan dengan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat.
"Kami datang ke Bulungan karena kami melihat Kabupaten Bulungan ini serius dalam membangun SDMnya. Kami ingin UNIFA menjadi mitra dalam pembangunan SDM, bukan sekadar kampus tempat kuliah, tapi rumah akademik bagi ASN Bulungan," ujar Dekan Pascasarjana UNIFA, Dr.Mujahid.
Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani, mengapresiasi kunjungan dan rencana kerja sama yang ditawarkan UNIFA. Ia menilai peningkatan kualitas ASN perlu menjadi perhatian karena aparatur pemerintah dituntut memiliki kompetensi dan pola pikir yang terus berkembang.
Syarwani menekankan pentingnya kemampuan berpikir berbasis akademik dan penelitian dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Dengan bekal tersebut, ASN diharapkan mampu menghasilkan gagasan serta kebijakan yang lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan daerah," ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Bulungan, lanjutnya, membuka peluang bagi ASN untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 maupun S2 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur.
Dalam kesempatan itu, skema RPL juga menjadi salah satu topik pembahasan. Melalui mekanisme tersebut, pengalaman kerja dan pembelajaran yang telah diperoleh seseorang dapat dinilai untuk diakui sebagai satuan kredit semester (SKS), sesuai ketentuan yang berlaku.
Skema ini dinilai dapat menjadi alternatif bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan dengan mempertimbangkan pengalaman profesional yang dimiliki. Dengan pengakuan atas capaian pembelajaran sebelumnya, peserta dapat menempuh mata kuliah yang masih menjadi persyaratan hingga menyelesaikan tugas akhir.
Bupati Bulungan juga mendorong agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar akademik. Ia berharap kajian dan penelitian yang dilakukan ASN dapat mengangkat persoalan nyata di Kabupaten Bulungan."Sehingga hasilnya bisa memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai tantangan pembangunan daerah," tuturnya. (Ikhlas/Amin)
