Pelatihan selama empat hari tersebut digelar Bidang Pembinaan dan Ketenagaan, khususnya Seksi PTK PAUD Dinas Pendidikan Bone. Peserta dibagi dalam dua angkatan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam mendukung pencegahan stunting sejak usia dini.
Kegiatan dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Bone, Abd. Rachman, S.Kom., M.Si. Ia didampingi Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Rustan, S.T., M.Sp., serta Kabid PAUD/PNF Hj. Andi Rasna, S.Pd., M.Pd., bersama panitia dan peserta.
Dalam sambutannya, Abd. Rachman mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga pendidik tentang stunting, mulai dari pengertian, penyebab, dampak, hingga faktor risikonya pada anak usia dini.
Ia menilai pendidik perlu memahami pentingnya gizi seimbang sekaligus mengenali tanda-tanda awal gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Tujuan pelatihan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang bagi anak usia dini guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal,” kata Abd. Rachman.
Peserta juga mendapat materi tentang penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pembiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta pengembangan pembelajaran edukatif yang mendukung pencegahan stunting.
Abd. Rachman berharap satuan pendidikan TK dan PAUD tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat edukasi bagi keluarga. Dengan begitu, orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang baik.
Ia turut menekankan perlunya kolaborasi antara pendidik, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan ramah anak.
Ketua pelaksana, Jumardi, S.Sos., dalam laporannya mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti program Bupati Bone dalam mempercepat penanggulangan stunting di Kabupaten Bone.
Melalui pelatihan ini, tenaga pendidik diharapkan semakin berperan dalam membangun kesadaran keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang sehat sejak usia dini. [Ikhlas /Sugi]

