RAKYATSATU.COM, SINJAI – Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) menggelar ramah tamah wisuda Sarjana, Sarjana Terapan, dan Magister Tahun 2026 di Gedung Auditorium UMSi Maraja Convention Center, Kamis (22/10/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung menjelang prosesi wisuda pada Sabtu (24/10/2026) tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi kepada para calon wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di UMSi.
Dalam kegiatan tersebut, UMSi juga memberikan apresiasi kepada 15 wisudawan terbaik yang meraih prestasi akademik pada tingkat universitas, fakultas, program studi, dan program magister, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) berkisar 3,74 hingga 4,00.
Ketua Panitia Wisuda, Dr. Ir. Bahri Syamsuri, S.Pt., M.Si., IPM., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 600 mahasiswa UMSi akan mengikuti prosesi wisuda.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan civitas akademika UMSi atas kerja sama dalam menyukseskan rangkaian kegiatan wisuda. Ia juga berharap para calon wisudawan dan wisudawati dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah masyarakat.
Rektor: Wisuda Bukan Akhir, Melainkan Awal Perjalanan
Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., M.P.W.K., dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh calon wisudawan dan wisudawati yang mengikuti ramah tamah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa secara filosofis, ramah tamah merupakan momentum untuk mendekatkan hubungan dan menghilangkan sekat pemisah antara sesama keluarga besar universitas.
“Lupakan yang empat tahun itu, kita santai dan nikmati proses di ujung,” ujarnya.
Rektor juga mengajak para alumni untuk terus bertumbuh, menjaga koordinasi, dan membangun sinergi melalui Ikatan Alumni (IKA) UMSi.
Menurutnya, perkembangan UMSi, termasuk hadirnya Gedung Auditorium UMSi Maraja Convention Center, merupakan bukti pertumbuhan institusi yang harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kontribusi para alumninya.
Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan langkah awal untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Menjadi wisudawan adalah momentum untuk berkarya, bekerja keras, dan mengoptimalkan pengetahuan yang telah didapatkan,” pesannya.
Ketua BPH UMSi Tekankan Pentingnya Nilai-Nilai Pendidikan
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSi, Drs. H. A. Mulawangsa, M.H., dalam sambutan sekaligus amanahnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan studi.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat memberikan manfaat bagi nusa dan bangsa, serta membawa perubahan positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar senantiasa menanamkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam setiap tindakan dan keputusan, sehingga ilmu yang dimiliki tidak hanya menjadi bekal profesional, tetapi juga menjadi landasan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
IKA UMSi Ajak Alumni Bangun Jejaring
Ketua Ikatan Alumni (IKA) UMSi, Asdar Palewai, S.Sos., M.A.P., mengajak para calon alumni untuk mulai membangun jejaring sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan memperluas kesempatan berkontribusi di tengah masyarakat.
Menurutnya, jejaring alumni memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan karier, memperkuat kolaborasi, serta membuka ruang kerja sama antara lulusan dengan berbagai sektor.
Ia berharap para alumni mampu menjaga hubungan baik dengan almamater dan sesama lulusan, sekaligus mempersiapkan diri untuk terjun langsung menjawab kebutuhan masyarakat.
Riswan: Kuliah di Kampung Bukan Berarti Berpikir Kampungan
Salah satu momen dalam kegiatan tersebut adalah penyampaian kesan dan pesan oleh Riswan, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), yang meraih predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK 3,95.
Riswan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai capaian akademik bukan semata-mata tentang penghargaan individu, melainkan juga hasil dari proses belajar, perjuangan, dan semangat seluruh mahasiswa.
“Meskipun kita kuliah di kampung, kita tidak boleh kampungan,” ungkapnya.
Saat ini, Riswan mengaku sedang mengikuti program magang di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Pengalaman tersebut menjadi salah satu kesempatan baginya untuk mengembangkan kemampuan dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama kuliah.
Ia berharap seluruh lulusan UMSi dapat meraih kesuksesan, terus mengembangkan diri, serta mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.
Ahriani Halim Raih IPK Sempurna
Pada kesempatan tersebut, UMSi turut memberikan apresiasi kepada 15 wisudawan terbaik dari berbagai jenjang pendidikan dan program studi.
Riswan dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota meraih predikat Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK 3,95. Sementara itu, Nurul Kasmi dari program studi yang sama menjadi Wisudawan Terbaik Tingkat Fakultas Teknik dengan IPK 3,74.
Pada tingkat fakultas, Rosnita dari Program Studi Ilmu Pemerintahan meraih predikat Wisudawan Terbaik FISIPHUM dengan IPK 3,78. Adapun Agi Jefani Efendi dari Program Studi Peternakan menjadi Wisudawan Terbaik Fakultas Pertanian (FAPERTA) dengan IPK 3,99.
Pada jenjang pascasarjana, Ahriani Halim dari Program Magister Administrasi Publik meraih IPK sempurna, yakni 4,00, sekaligus menjadi Wisudawan Terbaik Program Magister Administrasi Publik.
Adapun wisudawan terbaik tingkat program studi lainnya adalah:
1. Nilmala Sari – Program Studi Agribisnis, IPK 3,93.
2. Wahyu Maulana – Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), IPK 3,88.
3. Rahmat Hidayat – Program Studi Peternakan, IPK 3,80.
4. Syamsidar – Program Studi Agroteknologi, IPK 3,77.
5. Nazirah – Program Studi Ilmu Pemerintahan, IPK 3,92.
6. Indra Setya Permana – Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, IPK 3,74.
7. Nurfadillah – Program Studi Administrasi Publik, IPK 3,88.
8. Hismah – Program Studi Bisnis Digital, IPK 3,87.
9. Jusriani – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, IPK 3,94.
10. Nurul Yakin – Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, IPK 3,83.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras dan pencapaian akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di UMSi.
Melalui rangkaian ramah tamah dan wisuda tahun ini, UMSi berharap para lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga memiliki integritas, kompetensi, dan semangat pengabdian untuk berkontribusi bagi masyarakat, daerah, serta bangsa dan negara. [Ikhlas /Sudirman]
