Iklan

Iklan

Buka Konkerkab PGRI, Bupati Bone Dorong Inovasi Pembelajaran dan Sekolah Rujukan

20 Oktober 2026, 9:41 PM WIB Last Updated 2026-10-20T13:41:06Z

Swafoto bersama di sela pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Kabupaten Bone di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Selasa (20/10/2026).

RAKYATSATU.COM, BONE
- Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui metode pembelajaran yang efektif, inovatif, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Dia juga mengusulkan pembentukan klaster sekolah unggulan di setiap kecamatan, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.


Hal itu disampaikan Andi Asman saat menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bone di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Selasa (20/10/2026).


Menurut Andi Asman, peningkatan kualitas pendidikan harus diikuti penguatan kompetensi dan profesionalisme guru. Penempatan tenaga pendidik juga perlu disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing.


“Guru yang profesional harus ditempatkan sesuai dengan disiplin ilmunya,” tegas Andi Asman.


Dia juga mengajak para guru menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Dengan begitu, peserta didik diharapkan mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik.


Sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan, Andi Asman berharap sekolah unggulan dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain di setiap kecamatan.


"Mulai jenjang SMA, SMP, dan SD, saya minta ada klaster satu rujukan sekolah unggulan per kecamatan. Ini program kita ke depan," ujarnya.


Andi Asman meminta PGRI Kabupaten Bone menyusun dan menjalankan program kerja yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing sekolah di tingkat nasional.


Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bone Muhammad Rusdi menegaskan Konkerkab I harus menjadi forum strategis untuk menghasilkan keputusan yang realistis, terukur, dan berdampak nyata bagi anggota maupun kemajuan pendidikan di Kabupaten Bone.


Dalam konferensi tersebut, Rusdi memaparkan agenda program kerja PGRI untuk masa bakti 2025-2030. Dia juga mengapresiasi kekompakan guru dan tenaga kependidikan Kabupaten Bone yang berhasil meraih juara umum IV pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap.


Rusdi mengatakan program kerja PGRI akan diselaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bone, yakni Bone Maberre. Dia juga memastikan berbagai masukan dari Bupati Bone akan menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti organisasi.


Selain mendorong peningkatan mutu pembelajaran, PGRI Bone menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menangani persoalan anak tidak sekolah (ATS).


“Dengan bergabung dan berkolaborasinya Dinas Pendidikan dengan PGRI, kita berharap angka anak tidak sekolah dapat turun secara drastis,” kata Rusdi, yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.


Wakil Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Andi Ibrahim, dalam arahannya mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam organisasi profesi. Menurutnya, konferensi kerja menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi kekurangan, serta memastikan perubahan yang dilakukan memberikan dampak nyata.


Dia berharap pembahasan dalam konferensi menghasilkan langkah perbaikan yang terukur sehingga PGRI semakin efektif menjalankan perannya dalam mendukung kemajuan pendidikan.


Melalui Konkerkab I tersebut, PGRI Bone diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, meningkatkan profesionalisme guru, serta menghadirkan pembelajaran berkualitas untuk melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing. [Ikhlas/Sugi]


Komentar

Tampilkan

  • Buka Konkerkab PGRI, Bupati Bone Dorong Inovasi Pembelajaran dan Sekolah Rujukan
  • 0

Terkini

Iklan