Iklan

Iklan

Jelang Penilaian Adiwiyata Nasional, SDN 207 Apala Butuh Bantuan Perbaikan Pagar

12 Oktober 2026, 6:22 AM WIB Last Updated 2026-10-11T22:22:16Z

Pagar di sisi kiri pintu masuk SD Negeri 207 Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, ambruk secara tiba-tiba.

RAKYATSATU.COM, BONE
– SD Negeri 207 Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, membutuhkan bantuan untuk memperbaiki pagar sekolah yang ambruk pada Minggu (20/9/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah persiapan sekolah menuju Adiwiyata Nasional.


Kepala SD Negeri 207 Apala, Hj. Rosmini, S.Pd., M.M., mengaku belum mengetahui penyebab robohnya pagar tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung tiba-tiba tanpa disertai hujan, angin kencang, maupun gempa.


Saat ini, pihak sekolah berharap ada bantuan dari berbagai pihak untuk memperbaiki pagar yang ambruk. Perbaikan diperlukan agar lingkungan sekolah kembali aman dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.


“Siapa tahu ada dermawan yang ingin menitipkan rezekinya. Sekolah kami siap menerima dan menjaga amanah tersebut,” harap Rosmini.


Rosmini mengatakan pihak sekolah telah mengajukan proposal permohonan bantuan kepada Dinas Pendidikan. Kondisi pagar yang ambruk juga telah dilaporkan kepada pemerintah setempat melalui pesan WhatsApp.


Menurutnya, Dinas Pendidikan, khususnya Kepala Bidang SD dan Kasi Kesiswaan, telah memberikan respons terkait persoalan tersebut. Namun, pelaksanaan perbaikan masih akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.


“Insya Allah, mudah-mudahan tahun depan ada dana,” ungkap Rosmini.


Selain mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan, pihak sekolah juga telah menyampaikan harapan bantuan kepada salah seorang anggota DPRD Bone dari Partai Gerindra.


Bagi SD Negeri 207 Apala, perbaikan pagar menjadi salah satu kebutuhan penting, terlebih sekolah tersebut tengah mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Nasional. Pada bulan ini, sekolah dijadwalkan menerima kunjungan tim penilai sekolah Adiwiyata.


Rosmini berharap perhatian dari pemerintah, anggota legislatif, maupun pihak swasta dan para dermawan dapat membantu memperbaiki fasilitas sekolah yang rusak. Dengan begitu, persiapan menuju Adiwiyata Nasional dapat berjalan beriringan dengan upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman.


“Kami sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari pihak mana pun,” pungkasnya.


Pihak sekolah berharap persoalan pagar ambruk tersebut segera mendapat perhatian agar aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung dengan aman. Dukungan berbagai pihak juga diharapkan dapat membantu SD Negeri 207 Apala melanjutkan persiapan menuju Adiwiyata Nasional tanpa mengabaikan kebutuhan fasilitas pendidikan yang layak. [Ikhlas /Sugi]

Komentar

Tampilkan

  • Jelang Penilaian Adiwiyata Nasional, SDN 207 Apala Butuh Bantuan Perbaikan Pagar
  • 0

Terkini

Iklan