Iklan

Iklan

Hampir Rp30 Miliar Digelontorkan, Ini yang Dilakukan Pemkab Bone untuk Pendidikan

29 Januari 2026, 8:26 AM WIB Last Updated 2026-01-29T01:13:35Z

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM., saat meresmikan Revitalisasi SD Inpres 3/77 Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si serta Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman.



RAKYATSATU.COM, BONE — Pemerintah Kabupaten Bone meresmikan hasil revitalisasi SD Inpres 3/77 Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Rabu, 28 Januari 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, ditandai dengan pengguntingan pita.


Bupati didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Bone Edy Saputra Syam serta Ketua TP PKK Kabupaten Bone Maryam Andi Asman.


Dalam laporannya, Edy Saputra Syam mengungkapkan bahwa revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025 menyasar 40 satuan pendidikan dengan total anggaran Rp29,43 miliar. Rinciannya, jenjang TK/PAUD sebanyak 4 sekolah dengan anggaran Rp1,27 miliar, jenjang SD 31 sekolah dengan anggaran Rp23,88 miliar, dan jenjang SMP 5 sekolah dengan anggaran Rp4,27 miliar.


“Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan melalui pembentukan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), dengan melibatkan unsur sekolah dan masyarakat,” kata Edy. Masa pelaksanaan revitalisasi berlangsung sekitar 120 hari kalender.


Edy menjelaskan, SD Inpres 3/77 Panyula dipilih sebagai lokasi peresmian karena menjadi sekolah penerima bantuan terbanyak, yakni rehabilitasi enam ruang kelas, ruang UKS, serta fasilitas toilet.


Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengatakan revitalisasi sekolah merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia. “Sekolah adalah objek vital. Di sinilah masyarakat menitipkan masa depan anak-anaknya,” ujarnya.


Ia berharap anggaran yang hampir mencapai Rp30 miliar itu dimanfaatkan secara optimal dan dijaga keberlanjutannya. Menurut dia, sekolah harus menjadi “industri” pencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan bermutu.


Selain itu, Andi Asman menyebut pemerintah daerah akan membentuk klaster sekolah unggulan BerAmal serta menempatkan guru-guru berprestasi pada jenjang sekolah yang setara.


Usai peresmian, Bupati meninjau ruang-ruang kelas baru dan berdialog dengan guru serta murid. Ia juga memberikan motivasi agar para siswa belajar sungguh-sungguh demi menjadi generasi yang unggul dan berkualitas.


Acara peresmian turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, jajaran Dinas Pendidikan, serta kepala sekolah dan guru. (Ikhlas/Sugi)

Komentar

Tampilkan

  • Hampir Rp30 Miliar Digelontorkan, Ini yang Dilakukan Pemkab Bone untuk Pendidikan
  • 0

Terkini

Iklan