Iklan

Iklan

Aldi Satya Mahendra Berpeluang Tembus Moto2 2028, Yamaha Siapkan Program Khusus

20 Oktober 2026, 6:05 PM WIB Last Updated 2026-10-20T10:05:57Z

Aldi Satya Mahendra.


RAKYATSATU.COM, LOMBOK - Pebalap muda Indonesia Aldi Satya Mahendra berpeluang naik kelas ke Moto2 pada musim 2028. Yamaha kini menyiapkan program pengembangan performa dengan target membawa Aldi menembus tiga besar klasemen World Supersport (WSSP) pada 2027.


Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Wahyu Rusmayadi mengatakan, Aldi menunjukkan perkembangan positif sejak berkompetisi di World Supersport. Pebalap asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu saat ini bersaing di jajaran 10 besar klasemen.


Yamaha menargetkan Aldi mampu meningkatkan konsistensi dan daya saing pada musim mendatang. Pencapaian tiga besar klasemen menjadi salah satu tolok ukur penting untuk membuka jalan menuju kelas Moto2.


“Jadi harapannya dengan Aldi bisa lebih baik di tahun depan, targetnya adalah bisa top three championship sehingga mulai dari free practice, kemudian persiapan kita, kemudian program, itu bisa mendukung Aldi untuk bisa step up ke Moto2,” ujar Wahyu saat ditemui di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.


Menurut Wahyu, musim 2027 akan menjadi fase krusial bagi Aldi untuk membuktikan kemampuannya bersaing di level tertinggi World Supersport. Yamaha berharap pebalap berusia muda tersebut mampu menjadi kandidat kuat peraih podium hingga kemenangan.


“Targetnya harus bisa jadi podium atau winner contender lah ya (di World Supersport). Sehingga dari situ, jadi punya potensi besar sebagai Indonesian hero, masuk ke dalam Moto2 tuh dengan prestasi langsung, ada di let's say di top three,” kata Wahyu.


Yamaha juga melihat perubahan konfigurasi mesin di berbagai kelas balap dunia sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung rencana pengembangan Aldi. Penyesuaian regulasi mesin dinilai menjadi momentum untuk mempersiapkan pebalap Indonesia tersebut melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.


Wahyu menyinggung perubahan kapasitas mesin MotoGP menjadi 850 cc sebagai salah satu aspek dalam perencanaan jangka panjang. Menurut dia, pengalaman Aldi mengendarai motor berkapasitas mesin sekitar 900 cc di World Supersport dapat menjadi modal awal untuk pengembangan berikutnya.


Meski demikian, perpindahan kelas tetap membutuhkan persiapan teknis, program latihan, serta peningkatan kemampuan yang sesuai dengan tuntutan kompetisi.


Aldi sendiri memiliki rekam jejak membanggakan di kancah internasional. Pada 2024, ia berhasil merebut gelar juara dunia World Supersport 300 (WorldSSP300), menjadikannya salah satu pebalap Indonesia yang mampu menorehkan prestasi bersejarah di kejuaraan dunia balap motor.


Setelah meraih gelar tersebut, Aldi melanjutkan karier ke World Supersport untuk menghadapi persaingan yang lebih kompetitif sekaligus meningkatkan pengalaman dan kemampuannya.


Dukungan terhadap perkembangan Aldi juga disampaikan Managing Director Yamaha Motor Racing Paolo Pavesio. Ia menilai Aldi merupakan pebalap penting bagi Yamaha dan pantas mendapatkan kesempatan promosi ke World Supersport setelah menunjukkan prestasi di kelas sebelumnya.


“Untuk saat ini, seperti yang Anda tahu, Aldi adalah pembalap yang sangat berarti buat Yamaha. Dia adalah juara dunia pertama Indonesia. Kami telah mempromosikannya ke Supersport, yang memang dia layak dipromosikan ke Supersport,” ujar Paolo saat ditemui di sela-sela Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika.


Paolo mengapresiasi perkembangan Aldi yang dinilai terus mengarah pada peningkatan profesionalisme dan kecepatan di lintasan. Faktor usia yang masih muda juga menjadi modal penting bagi Aldi untuk terus berkembang.


“Saya suka dia terus berkembang, untuk menjadi lebih profesional dan menunjukkan kecepatan. Dan saya pikir dia masih muda,” katanya.


Dengan dukungan Yamaha dan target tiga besar World Supersport pada 2027, Aldi memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan menuju Moto2 pada 2028. Namun, realisasi rencana tersebut akan sangat bergantung pada hasil balapan, perkembangan performa, serta kesiapan Aldi menghadapi tantangan di kelas yang lebih tinggi. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Aldi Satya Mahendra Berpeluang Tembus Moto2 2028, Yamaha Siapkan Program Khusus
  • 0

Terkini

Iklan