
Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti (tengah, mengenakan topi) bersama para lansia di Desa Tunreng Tellue.
RAKYATSATU.COM, BONE - Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bone Hj. Maya Damayanti S.P., yang juga merupakan istri Wakil Bupati Bone H. Andi Akmal Pasluddin, mengunjungi kelompok lanjut usia (lansia) sekaligus meninjau layanan kesehatan gratis di Puskesmas (PKM) Tunreng Tellue, Desa Tunreng Tellue, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Selasa (22/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Hj. Maya Damayanti turut memantau pelaksanaan Posyandu lansia setelah mengikuti senam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bersama para lansia dan staf PKM Tunreng Tellue. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua Pokja I PKK Kabupaten Bone, Ketua TP PKK Kecamatan Sibulue Hasnawati Sainal Abidin, Kepala PKM Tunreng Tellue Sarova, serta Ketua TP PKK Desa Tunreng Tellue beserta jajaran pengurus PKK Desa Tunreng Tellue.
"Kegiatan ini merupakan pula bentuk silaturahmi kami dengan para lansia sekaligus sebagai wujud motivasi bagi masyarakat khususnya lansia," ujar Maya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Posyandu lansia, Prolanis, dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar PKM Tunreng Tellue. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita juga meninjau pelaksanaan Posyandu lansia dan Prolanis serta pengecekan kesehatan gratis di PKM Tunreng Tellue. Alhamdulillah, semua berjalan sesuai mekanisme dan saya sangat mengapresiasi teman-teman di PKM Tunreng Tellue dan Pemerintah Desa Tunreng Tellue, khususnya pula Pemerintah Kecamatan Sibulue. Nampak sekali kerja sama dan kebersamaan mereka semua," tutur Maya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tunreng Tellue Kecamatan Sibulue, Sarova Andi Ismail, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone tersebut.
"Kehadiran Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bone di tempat kami tentunya suatu kehormatan bagi kami dan khususnya para lansia. Kami sangat berterima kasih sebab itu juga merupakan suatu kehormatan bagi kami," ujar Sarova.
Ia menjelaskan, Prolanis merupakan program pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), dan BPJS Kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu penderita penyakit kronis mencapai kualitas hidup yang optimal.
"Adapun sasaran utama Prolanis adalah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dan penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kegiatan ini sering diikuti oleh lansia, meski kelompok usia produktif dengan risiko penyakit kronis juga bisa bergabung melalui Prolanis Muda," jelas Sarova.
Sarova mengatakan kegiatan Prolanis mencakup sejumlah aktivitas, salah satunya senam Prolanis. Kegiatan tersebut berupa aktivitas fisik ringan dan teratur untuk menjaga kebugaran, melancarkan peredaran darah, serta membantu melatih dan menjaga kelenturan sendi, khususnya bagi lansia.
"Selain itu pemeriksaan kesehatan atau check-up, seperti pengukuran tekanan darah, berat dan tinggi badan, serta pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) dan kolesterol secara berkala. Ada juga konsultasi medis berupa tanya jawab dan konsultasi masalah kesehatan dengan petugas medis di fasilitas kesehatan," tambahnya.
Menurut Sarova, kegiatan Prolanis juga mencakup edukasi dan penyuluhan mengenai cara mengontrol penyakit kronis serta penerapan pola hidup sehat. Selain itu, terdapat kunjungan rumah atau home visit sebagai bentuk pelayanan jemput bola bagi peserta yang membutuhkan perawatan lanjutan di rumah. [Ikhlas /Rasul]