Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Luqman Mardian bersama CEO InJourny Airport Regional VI, Handy Heryudhitiawan.
RAKYATSATU.COM,MAROS - Sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta di Bandara Sultan Hasanuddin masih terkendala akibat erupsi Anak gunung Krakatau.
Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Luqman Mardian, mengatakan, hingga pukul 13.00 wib, penerbangan masih dibatalkan.
Dia menjelaskan, sejauh ini terpantau ada sekitar 14 penerbangan kedatangan dan 9 penerbangan keberangkatan menuju Bandara Soekarno Hatta.
"Namun angka ini masih fleksibel tergantung update terbaru dari Bandara Soekarno Hatta," ungkapnya.
Dia mengaku, pihaknya masih menunggu perkembangan terbaru terkait operasional Bandara Soekarno-Hatta yang hingga siang hari masih ditutup.
"Kami masih menunggu update terakhir operasional Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini masih ditutup," ujar Luqman saat ditemui wartawan, Senin (7/9/2026)
Luqman menyebut kondisi operasional penerbangan masih sangat dinamis. Untuk itu, pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai terkait perkembangan penerbangan dan penanganan penumpang terdampak.
Bandara Sultan Hasanuddin juga menyiapkan langkah service recovery bagi penumpang yang terdampak. Selain layanan dari masing-masing maskapai, pihak bandara memberikan perhatian berupa makanan ringan.
"Kami juga pagi ini sudah membagikan masker untuk penumpang yang menuju ke Jawa, khususnya karena kemungkinan mereka akan meneruskan perjalanan ke arah barat," jelasnya.
Sementara itu, terkait jumlah penumpang yang terdampak, Luqman mengatakan, datanya masih dalam proses pendataan. Hal itu disebabkan masih adanya penumpang yang melakukan pembatalan maupun refund tiket.
"Jumlah penumpang dari kemarin masih dalam perhitungan karena masih banyak penumpang yang refund tiket. Ini masih kami koordinasikan dengan rekan-rekan dari maskapai," ujarnya.
Pihak Bandara Sultan Hasanuddin mengimbau calon penumpang untuk memastikan kembali status penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.
Hingga saat ini total jumlah penerbangan yang dicancel sekitar 69 pesawat. (Ikhlas/Arul)