Jajaran pimpinan PT angkasa pura berfoto dengan masyarakat penerima bantuan
RAKYASTSATU.COM,MAROS - PT Angkasa Pura Indonesia melalui InJourney Airports Regional VI menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyerahan berbagai bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kabupaten Maros.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini dilaksanakan sebagai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Angkasa Pura Indonesia. Momentum peringatan anniversary tersebut dimanfaatkan perusahaan BUMN ini untuk menebar keberkahan dan memberikan dampak positif secara langsung bagi masyarakat setempat.
CEO InJourney Airports Regional VI, Handy Heryudhitiawan, menyampaikan bahwa pilar pendidikan menjadi fokus utama dalam penyaluran bantuan perusahaan. Pihaknya menilai penyediaan akses dan fasilitas pendidikan yang memadai merupakan fondasi krusial dalam mencetak generasi penerus bangsa.
"Kami melihat kenapa pilar ini perlu didukung oleh perusahaan, karena memang untuk menuju Indonesia Emas itu, pilar pendidikan ini yang harus dipastikan dan dijaga," ujar Handy Heryudhitiawan saat memberikan keterangannya di lokasi kegiatan, Senin (07/09/2026).
Kabupaten Maros dipilih sebagai penerima manfaat utama karena lokasinya yang berdampingan langsung dengan domisili dan operasional perusahaan. Meski demikian, Handy menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk terus memperluas jangkauan bantuan ke wilayah strategis lainnya di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, dua lembaga yang menjadi fokus penerima bantuan adalah Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Maros serta Forum Disabilitas Maros. Menurut Handy, kedua institusi ini memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembinaan serta pemberdayaan masyarakat berkebutuhan khusus.
Secara khusus untuk siswa di SDLB Maros, Angkasa Pura memberikan bantuan perlengkapan seni berupa kain kanvas dan canting batik. Penyerahan perlengkapan seni ini diberikan guna mengapresiasi serta mengembangkan potensi dan prestasi siswa-siswi disabilitas di bidang seni lukis yang selama ini terus diukir.
Sementara itu, bantuan yang disalurkan untuk Forum Disabilitas Maros meliputi berbagai alat bantu mobilitas dan aksesibilitas. Bantuan tersebut di antaranya berupa alat bantu dengar, kursi roda, serta kruk (tongkat ketiak) guna mendukung kemandirian dan aktivitas sehari-hari para anggota forum.
Handy menjelaskan bahwa kelancaran operasional bandara selama ini tidak lepas dari dukungan penuh lingkungan dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan tempatnya beroperasi harus terus dijaga secara berkesinambungan.
“Sebelum kegiatan sosial ini, kami dari pihak Angkasa Pura juga telah aktif melakukan aksi pelestarian lingkungan hidup di wilayah pesisir kemarin. Salah satu aksi nyata yang telah dijalankan yaitu program penghijauan melalui penanaman bibit pohon mangrove di wilayah pesisir Kabupaten Maros,” Lanjut Handy
Mengakhiri keterangannya, Handy berharap agar bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat besar bagi para penerima. Ia juga memohon doa dan dukungan agar ke depannya perusahaan terus tumbuh berkembang sehingga dapat memberikan kontribusi dan bantuan yang lebih luas lagi bagi masyarakat. (Ikhlas/Arul)