RAKYATSATU.COM, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros terus mengawal proses pemulangan jenazah Valen, warga Maros yang meninggal dunia di Armenia. Berbagai langkah koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pemulangan dapat berjalan sesuai prosedur.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan pemerintah daerah telah menerima kedatangan keluarga almarhum untuk membahas langkah-langkah penanganan yang perlu dilakukan.
“Kemarin kita sudah menerima orang tua dan adik dari saudara Valen. Kita sudah menerima keluarga untuk berkoordinasi terkait proses pemulangan jenazah,” kata Chaidir.
Usai pertemuan tersebut, Pemkab Maros langsung menugaskan Dinas Tenaga Kerja untuk mengawal proses administrasi dan komunikasi dengan instansi terkait.
Menurut Chaidir, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Maros telah menjalin koordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) guna mempercepat proses penanganan.
“Sekretaris Tenaga Kerja sudah melakukan koordinasi dengan Balai BP2MI yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Selain berkoordinasi dengan BP2MI, Pemkab Maros juga menunggu perkembangan komunikasi dengan perwakilan pemerintah Indonesia di Armenia. Informasi dari pihak konsulat dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ini yang memang masih kita harapkan komunikasi lebih lanjut lagi, karena kita berharap ada informasi dari Konjen yang ada di Armenia, konsulat kita di sana,” kata Chaidir.
Ia menjelaskan, perwakilan diplomatik Indonesia memiliki peran penting dalam membantu pengurusan dokumen serta prosedur pemulangan jenazah dari luar negeri ke Indonesia.
Karena itu, Pemkab Maros terus memantau perkembangan komunikasi antara BP2MI, Kementerian Luar Negeri, dan perwakilan RI di Armenia agar proses pemulangan dapat segera terealisasi.
Chaidir menegaskan pemerintah daerah akan terus mendampingi keluarga almarhum hingga proses pemulangan selesai. Pendampingan dilakukan baik dalam aspek administrasi maupun koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kami akan terus mengawal proses ini dan memberikan pendampingan kepada keluarga sampai jenazah almarhum dapat dipulangkan ke tanah air,” ujarnya.
Saat ini keluarga berharap jenazah Valen dapat segera dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Maros. (Ikhlas/Arul)