Iklan

Iklan

Bukan Sekadar Bagi Bantuan, Pemkab Maros Siapkan Ribuan Pemuda Jadi Tenaga Terampil

17 Agustus 2026, 5:45 PM WIB Last Updated 2026-08-17T22:30:17Z
Bupati Maros As Chaidir Syam






RAKYATSATU.COM,MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros terus berupaya maksimal dalam menekan angka pengangguran terbuka yang tercatat sekitar 9.000 orang. Berbagai strategi komprehensif mulai diterapkan oleh dinas ketenagakerjaan dan imigrasi guna memperluas lapangan kerja, senin (17/08/2026).


Bupati Maros menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah nyata di bidang ketenagakerjaan. Salah satunya adalah menjalin kerja sama strategis dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).


“Untuk pengangguran ini memang kita lagi berupaya semaksimal mungkin. Di bidang ketenagakerjaan kita sudah mendapatkan support dari beberapa LPKA-LPKA untuk program pengiriman tenaga kerja maupun membuat mereka bisa terampil," ungkap Bupati Maros As Chaidir Syam.


Melalui program LPK ini, pemuda setempat difasilitasi dalam pengiriman tenaga kerja serta pelatihan keterampilan. Pelatihan dirancang agar generasi muda Maros memiliki keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar.


Selain itu, Pemkab Maros menggandeng Balai Pelatihan Kerja (BLK) di wilayah Daya, Sudiang, serta Kabupaten Pangkep. Kolaborasi antar-lembaga ini fokus pada peningkatan kompetensi teknis para pencari kerja.


"Alhamdulillah, kita kerja sama dengan Balai Tenaga Kerja yang ada di Daya, Sudiang, dan di Pangkep. Kita sudah mencetak hampir sekitar 5.000-an pemuda-pemudi Maros yang siap kerja," kata Chaidir.


Hasil dari kerja sama tersebut terbukti ampuh dengan mencetak hampir 5.000 pemuda-pemudi Maros yang siap kerja. Para lulusan pelatihan kini mengantongi sertifikat keahlian yang diakui oleh dunia industri.


Program pelatihan keahlian ini dinilai sangat efektif dalam merespons masuknya investasi di Kabupaten Maros. 


Para investor yang masuk kini memprioritaskan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan spesifik.


Selain menyalurkan tenaga kerja ke perusahaan, Pemkab Maros mendorong terciptanya wirausaha mandiri. Pemuda-pemudi dilatih mengelola usaha kreatif seperti bisnis kafe dan sektor jasa lainnya.


Di sektor pertanian, pemerintah daerah merancang program khusus untuk melahirkan generasi petani muda. Langkah ini diambil untuk memastikan regenerasi sektor pertanian sekaligus membuka peluang kerja baru.


“Selain itu pemerintah daerah juga merancang program khusus untuk melahirkan generasi petani muda,” Lanjutnya.


Terkait penanganan kemiskinan, Pemkab Maros menerapkan pendekatan lintas sektor atau multi-stakeholder. Seluruh pihak dilibatkan dalam menyukseskan program pengentasan kemiskinan seperti Program Keluarga Harapan (PKH).


Pemerintah juga mendorong proses graduasi bagi warga penerima manfaat yang dinilai sudah mampu. Sebelum digraduasi, warga diberikan pelatihan dan bantuan modal usaha agar dapat mandiri secara ekonomi. (Ikhlas/Arul) 
Komentar

Tampilkan

  • Bukan Sekadar Bagi Bantuan, Pemkab Maros Siapkan Ribuan Pemuda Jadi Tenaga Terampil
  • 0

Terkini

Iklan