Iklan

Iklan

Pemkab Maros Kejar PAD Rp347 Miliar, Dua Dinas Jadi Sorotan Evaluasi

17 Juni 2026, 1:46 PM WIB Last Updated 2026-06-17T05:46:34Z

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M. Ferdiansyah,




RAKYATSATU.COM, MAROS – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros hingga akhir Mei 2026 mencapai sekitar Rp140 miliar atau 40 persen dari target Rp347 miliar.


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Maros, M. Ferdiansyah, mengatakan capaian tersebut masih sesuai dengan target pemerintah daerah. Ia optimistis realisasi PAD akan menembus 50 persen pada bulan berikutnya.


“Semoga bulan depan sudah mencapai 50 persen,” kata Ferdiansyah usai rapat evaluasi PAD di Kantor Bupati Maros, Senin, 15 Juni 2026.


Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur menilai kinerja pendapatan daerah masih berada pada jalur yang tepat. Pemerintah menargetkan realisasi PAD pada semester pertama 2026 mencapai sedikitnya 50 persen.


Meski demikian, evaluasi menunjukkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) masih tertinggal dari target. Di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan.


Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan baru merealisasikan Rp167 juta atau 25,8 persen dari target Rp650 juta. Sementara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan membukukan Rp978 juta atau 22,5 persen dari target Rp4,3 miliar.


Muetazim menilai sektor pertanian masih memiliki potensi untuk meningkatkan PAD, salah satunya melalui optimalisasi pemanfaatan blower. Namun, menurut dia, fasilitas pendukung seperti rumah penampungan perlu dibangun agar debu dan kebisingan tidak mengganggu warga.


Ia juga menyebut banyak aset berupa alat pertanian yang sudah tidak lagi beroperasi sehingga memengaruhi pendapatan dari sewa Barang Milik Daerah.


Adapun rendahnya daya beli masyarakat serta kondisi sejumlah fasilitas yang membutuhkan perbaikan menjadi kendala bagi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan dalam mencapai target pendapatan.


Di sisi lain, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjadi OPD dengan kinerja terbaik. Dari target PAD Rp100 juta, instansi tersebut telah mengumpulkan Rp122 juta atau 122 persen dari target. (Ikhlas/arul) 

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Maros Kejar PAD Rp347 Miliar, Dua Dinas Jadi Sorotan Evaluasi
  • 0

Terkini

Iklan