RAKYATSATU.COM, WAJO - Bupati Wajo, Andi Rosman bersama Wakil Bupati Baso Rahmanuddin melepas ratusan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Wajo di Baruga Lasangkuru Islamic Center Palaguna, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Rabu (22/4/2026).
Prosesi pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Polres Wajo, Kodim 1406/Wajo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo Muhammad Subhan, jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Wajo M. Arwes, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), pendamping kloter, serta para calon jemaah haji.
Dalam sambutannya, Andi Rosman menyebut pelepasan calon jemaah haji merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Wajo menjadi daerah dengan jumlah calon jemaah haji terbanyak di Sulawesi Selatan pada musim haji 2026, yakni sebanyak 1.941 orang.
“Setiap tahun pemerintah daerah wajib hadir membersamai para calon jemaah haji. Kita patut bersyukur karena Kabupaten Wajo menjadi daerah dengan jumlah calon jemaah haji terbanyak di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Bupati mengingatkan seluruh calon jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan dan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Tetap jaga fisik dan luruskan niat menuju Tanah Suci. Jika merasa kurang sehat, segera sampaikan kepada petugas atau pembimbing haji agar dapat segera ditangani,” pesannya.
Selain itu, Andi Rosman mengajak para jemaah untuk menjaga nama baik daerah dengan mengamalkan nilai-nilai *Yassiwajori* selama menjalankan ibadah haji.
“Kita buktikan bahwa masyarakat Wajo selalu menjunjung tinggi kebersamaan. Nilai *Yassiwajori* harus terus kita jaga sebagai identitas dan kebanggaan daerah,” katanya.
Usai prosesi pelepasan, Andi Rosman bersama Baso Rahmanuddin turut mengantar keberangkatan para calon jemaah hingga ke bus. Keduanya bahkan menyempatkan naik ke dalam bus untuk memberikan doa dan semangat secara langsung kepada para jemaah sebelum bertolak menuju embarkasi. (Ikhlas/Ilo)
