Ket. Gambar: Pelaksanaan lokmin di Puskesmas Sibulue
RAKYATSATU.COM, BONE - Para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyatakan komitmen bersama untuk menekan angka stunting, kemiskinan ekstrem, anak putus sekolah, serta membentuk Desa/Kelurahan Siaga TBC.
Komitmen itu ditegaskan dalam lokakarya mini (lokmin) yang digelar di Puskesmas Sibulue, Pattiro, Kelurahan Maroanging, Kamis, 26 Februari 2026. Forum tersebut mempertemukan unsur pemerintah desa/kelurahan dan tenaga kesehatan dalam upaya menyelaraskan program prioritas nasional di tingkat kecamatan.
Kepala Desa Pakkasalo, Andi Akbar, mengatakan tidak ada alasan bagi pemerintah desa dan kelurahan untuk tidak bergerak maksimal. Menurut dia, isu stunting, kemiskinan ekstrem, hingga anak putus sekolah merupakan persoalan mendasar yang harus ditangani bersama.
“Kami para kepala desa berkomitmen membantu program nasional dalam menekan dan menurunkan angka stunting, kemiskinan ekstrem, anak putus sekolah, dan membentuk Desa/Kelurahan Siaga TBC se-Kecamatan Sibulue,” ujar Andi Akbar pada Jumat, 27 Februari 2026.
Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Sibulue, Andi Tenripada Akbar, menyebut komitmen para kepala desa dan lurah tidak berhenti pada pernyataan lisan. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan bersama dan akan ditindaklanjuti dengan penerbitan surat keputusan pembentukan Desa/Kelurahan Siaga TBC.
Ia menjelaskan, Desa Siaga TBC merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Melalui program ini, warga didorong berperan aktif dalam pencegahan, penemuan kasus secara dini, serta pendampingan pengobatan pasien tuberkulosis.
“Tujuan utamanya menekan angka penularan TBC, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas,” kata Andi Tenripada.
Melalui lokakarya mini tersebut, pemerintah kecamatan berharap sinergi lintas sektor tidak berhenti sebagai komitmen administratif, melainkan berlanjut pada langkah konkret di setiap desa dan kelurahan.
Di tengah tantangan kesehatan dan sosial yang masih membayangi, Sibulue mencoba memastikan bahwa agenda nasional benar-benar bekerja hingga ke tingkat paling bawah. (Ikhlas/Rasul)