Iklan

Iklan

Abdul Hayat Gani Nahkodai Perindo Sulsel, Angela Tanoesoedibjo Dorong Semangat Petarung

06 Februari 2026, 7:07 PM WIB Last Updated 2026-02-06T11:07:00Z
Pelantikan Ketua DPW Partai Perindo Sulsel beserta jajaran.


RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo melantik mantan Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Selatan beserta jajaran pengurusnya pada Kamis, 05 Februari 2026, di Claro Hotel Makassar.

Angela menyampaikan kegembiraannya bisa kembali hadir di Makassar yang dinilainya sebagai kota dinamis dan penuh energi. 

Ia menyebutkan fenomena persaingan antar partai politik dalam merekrut kader terbaik dari kota ini, namun menegaskan Perindo berfokus pada pembinaan kader lokal.

"Senang sekali saya bisa mampir di Makassar, kota yang akhir-akhir ini ramai sekali. Banyak partai yang rebutan kader terbaik dari Makassar. Tapi kalau Perindo, kita tidak rebutan, kita lahirkan kader-kader terbaik di sini," ujar Angela.

Pelantikan ini, kata dia, bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan peneguhan arah perjuangan Partai Perindo di Sulsel sebagai wilayah strategis nasional. 

Angela menegaskan bahwa Abdul Hayat Gani adalah pilihan yang tepat untuk memimpin DPW Perindo Sulsel.

"Pak Hayat ini bukan hanya birokrat ulung, tapi beliau juga seorang petarung. Beliau bahkan telah berhasil menang di Mahkamah Agung dalam kasus gugatan gaji yang tidak dibayarkan," jelasnya mengacu pada pengalaman mantan Sekda Sulsel tersebut.

Angela mengarahkan agar semangat petarung yang dimiliki Abdul Hayat Gani dapat menyebar hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) seluruh provinsi. 

Ia menggunakan metafora "lawan gajah-gajah" untuk menggambarkan tantangan yang akan dihadapi, namun menegaskan tidak ada yang mustahil. Hal ini, katanya, selaras dengan makna logo Partai Perindo sebagai burung Rajawali yang melihat badai sebagai tantangan.

Menurut Angela, Sulawesi Selatan memiliki posisi sangat penting sebagai gerbang Indonesia Timur sekaligus simpul ekonomi, politik, dan budaya kawasan tersebut.

"Sulawesi Selatan adalah gerbang Indonesia Timur. Ini wilayah strategis dan harus menjadi pusat perjuangan Partai Perindo. Bukan karena sumber daya alam saja tapi karena sumber daya manusianya. Tanpa kapasitas yang mumpuni, pengelolaan sumber daya alam justru bisa jadi petaka," ujarnya.

Angela menyatakan bahwa politik harus dimaknai sebagai sarana memperjuangkan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan. 

Oleh karena itu, Partai Perindo terus memperkuat 
struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan menjaga rasa empati terhadap masalah rakyat.

Dengan mengusung semangat Energi Baru Indonesia, Partai Perindo menegaskan diri sebagai partai petarung yang mengandalkan kerja nyata dan konsistensi, bukan sekadar janji.

Dalam konteks Sulawesi Selatan, Angela menyoroti nilai lokal Siri’ na Pacce sebagai ruh gerakan partai. "Bagi Perindo, Siri’ dimaknai sebagai komitmen menjaga kehormatan partai melalui kerja nyata, sementara Pacce menjadi dasar empati untuk hadir dan peduli terhadap kesulitan rakyat, khususnya petani, nelayan, dan pedagang kecil," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa bagi Partai Perindo, Sulawesi Selatan bukanlah "kandang" siapa pun. "Politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi alat untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Maka dari itu menurut saya Sulawesi Selatan ini bukan kandang tapi cakrawala. Tidak perlu ada yang disekati, semua kader harus bekerja dengan empati untuk masyarakat," ucapnya.

Menutup sambutannya, Angela mengajak seluruh kader menjadikan pelantikan ini sebagai titik awal penguatan perjuangan Partai Perindo dari Gerbang Timur Indonesia. (Ikhlas/Amin)
Komentar

Tampilkan

  • Abdul Hayat Gani Nahkodai Perindo Sulsel, Angela Tanoesoedibjo Dorong Semangat Petarung
  • 0

Terkini

Iklan