Iklan

Iklan

Pemkab Bone Jadikan Lomba Lorong Bugiz Sarana Edukasi Gizi dan Lingkungan

27 Januari 2026, 9:40 PM WIB Last Updated 2026-01-27T13:40:48Z

Suasana Lorong Cantik Salampe Kelurahan Maroangin

RAKYATSATU.COM, BONE
- Pemerintah Kabupaten Bone menggelar Lomba Lorong dan Dusun Bugiz (Bunga dan Gizi) sebagai bagian dari pembangunan berbasis komunitas dengan visi “Bersama Beramal untuk Bone Lebih Baik, Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan)”. Program ini diarahkan untuk mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, indah, sehat, dan produktif melalui partisipasi masyarakat.


Lomba Lorong dan Dusun Bugiz yang digagas Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Lingkungan Hidup akan mulai dilaksanakan pada 30 Januari 2026.


Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyambut baik pelaksanaan lomba tersebut. Menurut dia, kondisi lorong dan dusun mencerminkan kualitas hidup masyarakat.


“Yang paling penting ada unsur gizinya. Tanaman gizi itu harus kelihatan, dipamerkan, dikonsumsi, dan berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. Ini bagian dari upaya menekan angka gizi buruk dan stunting,” kata Andi Asman Sulaiman.


Camat Sibulue Sainal Abidin juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai lomba ini mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan.


“Ada hikmah yang saya petik dari lomba ini, yakni ketulusan masyarakat bekerja tanpa pamrih secara bergotong royong. Yang paling utama, tumbuh kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman bunga dan tanaman bermanfaat seperti sayur, cabai, tomat, dan terung,” ujar Sainal Abidin saat ditemui di Lorong Bugiz Cantik Salampe, Kelurahan Maroangin, Kecamatan Sibulue, Selasa, 27 Januari 2026.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone Dray Vibrianto mengajak seluruh warga berperan aktif dalam lomba tersebut. Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya memperindah lorong dan dusun, tetapi juga memperkuat budaya hidup bersih, sehat, dan mandiri hingga tingkat paling bawah.


“Lomba ini menjadi momentum memperbaiki pengelolaan sampah, saluran air, serta penghijauan berbasis tanaman toga, bunga, dan tanaman gizi yang dapat dikonsumsi masyarakat,” kata Dray.


Ia menjelaskan, penilaian lomba mencakup empat aspek utama, yakni kebersihan dan kesehatan lingkungan, keasrian, keindahan dan penataan, serta partisipasi masyarakat. Peserta diminta membuat video pendek berdurasi maksimal tujuh menit sesuai kriteria penilaian dan mengunggahnya pada periode 15–28 Januari 2026.


Dray menambahkan, lomba tersebut sejalan dengan program PKK, khususnya Hatinya PKK, yang kembali digalakkan melalui pemanfaatan pekarangan dan lorong untuk tanaman pangan, obat-obatan, dan bunga.


“Kami ingin setiap lorong memiliki papan informasi, seperti data ibu hamil dan kondisi gizi warga, agar penanganan gizi buruk dan stunting dapat dilakukan berbasis lingkungan,” ujarnya.


Panitia akan mengumumkan lokasi yang lolos seleksi administrasi pada 30 Januari 2026. Tahap selanjutnya adalah verifikasi lapangan pada awal Februari sebelum penetapan pemenang.


Sebagai bentuk dukungan, Bupati Bone menyiapkan sejumlah hadiah, antara lain motor sampah untuk kelurahan, gerobak sampah, serta fasilitas pembibitan tanaman. Ia berharap lomba ini menjadi solusi berbasis lingkungan, khususnya bagi wilayah yang rawan banjir dan memiliki persoalan sanitasi. [Ikhlas /Rasul]

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Bone Jadikan Lomba Lorong Bugiz Sarana Edukasi Gizi dan Lingkungan
  • 0

Terkini

Iklan