Iklan

Iklan

Munafri Turunkan BPBD Makassar, Meski Lokasi Pesawat Hilang di Luar Wilayah Kota

17 Januari 2026, 11:04 PM WIB Last Updated 2026-01-17T15:04:19Z
Wali Kota Makassar Langsung Kerahkan BPBD



RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk terlibat dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Instruksi itu disampaikan menyusul laporan resmi hilangnya kontak pesawat rute Yogyakarta–Makassar yang terakhir terdeteksi di langit Sulawesi Selatan. Munafri meminta BPBD Makassar segera bergabung dengan tim gabungan yang dipimpin Basarnas.

“Sejak sore BPBD Kota Makassar sudah saya minta turun ke lapangan untuk membantu pencarian dan penelusuran lokasi,” kata Munafri, Sabtu.

Menurut Munafri, keterlibatan Pemkot Makassar dilakukan atas dasar kemanusiaan, meski lokasi dugaan kejadian berada di luar wilayah administratif kota.

“Ini musibah kemanusiaan. Tidak ada batas wilayah dalam situasi seperti ini,” ujarnya.

BPBD Kota Makassar meningkatkan status kesiapsiagaan dengan mengerahkan personel dan peralatan pendukung operasi pencarian dan pertolongan. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi dari AirNav Makassar dan hasil koordinasi dengan Basarnas sebagai pemimpin operasi SAR.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, mengatakan pengerahan dilakukan berdasarkan arahan langsung Wali Kota Makassar. BPBD Makassar, kata dia, bergabung untuk memperkuat tim gabungan tanpa mengambil alih kewenangan lembaga lain.

“Kami hadir untuk memperkuat. Seluruh personel bekerja dalam rantai komando Basarnas,” kata Fadli.

Dalam operasi ini, BPBD Makassar mengerahkan 12 personel, dua unit ambulans, dua unit kendaraan rescue, serta satu unit drone untuk pemantauan udara. BPBD juga menyiapkan dukungan shelter, logistik, dan penanganan kedaruratan.

Menurut Fadli, Makassar sebagai tujuan penerbangan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kesiapsiagaan penanganan darurat.

“Setiap langkah kami lakukan secara terukur dan berbasis data resmi,” ujarnya.

Hingga Sabtu malam, proses pencarian masih berlangsung. Tim gabungan menyisir sejumlah titik berdasarkan data radar terakhir dan informasi awal dari warga sekitar lokasi.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memberi ruang bagi tim penyelamat untuk bekerja. (Ikhlas/azhar)
Komentar

Tampilkan

  • Munafri Turunkan BPBD Makassar, Meski Lokasi Pesawat Hilang di Luar Wilayah Kota
  • 0

Terkini

Iklan