Iklan

Iklan

Pertama Kali Masuk Nominasi, FKUB Makassar Sabet Penghargaan Bergengsi Harmony Award 2025

29 November 2025, 7:10 AM WIB Last Updated 2025-11-28T23:10:41Z
FKUB Harumkan Makassar di Nasional, Raih Harmony Award 2025


RAKYATSATU. COM, Jakarta – Ajang penganugerahan Harmony Award 2025 yang digelar Kementerian Agama RI berlangsung sukses pada Jumat malam, 28 November 2025, di Hotel DoubleTree Hilton Kemayoran, Jakarta.

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Prof. KH. Nasaruddin Umar menegaskan kembali bahwa Indonesia hari ini menjadi role model dunia dalam membangun harmoni dan toleransi antarumat beragama. Karena itu, Harmony Award 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang berperan aktif menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Pada tahun ini, Kota Makassar untuk pertama kalinya berhasil masuk nominasi dan meraih Harmony Award untuk kategori FKUB Berkinerja Baik. Ketua FKUB Kota Makassar, Prof. H. Arifuddin Ahmad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini adalah simbol kerja sama kolektif antara FKUB, pemerintah kota, forkopimda, Kementerian Agama, ormas keagamaan, majelis dan tokoh agama, serta seluruh stakeholder yang selama ini terlibat,” ujarnya sesaat setelah menerima penghargaan.



FKUB Kota Makassar yang mengusung visi menjadi wadah efektif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai, berlandaskan nilai-nilai agama, kearifan lokal, serta motto Makassar Sikatutui – Harmoni dalam Keragaman, terus menghadirkan berbagai inovasi dan program strategis. Di antaranya:

1. Dialog rutin tokoh lintas agama, perempuan, dan pemuda.

2. Sosialisasi regulasi dan kebijakan pemerintah daerah terkait kerukunan umat beragama.

3. Mediasi konflik antara masyarakat dan panitia pendirian rumah ibadah.

4. Program “Ngopi Kerukunan”, dialog interfaith secara santai.

5. Inisiasi regulasi daerah tentang penyelenggaraan kerukunan dan toleransi

6. Pembuatan aplikasi Makassar Sikatutui, platform digital pengajuan rekomendasi pendirian rumah ibadah.

7. Kerja sama dengan RS UIN Alauddin Makassar untuk layanan rohani pasien.

8. Penerbitan Buku Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama Kota Makassar Edisi 2025.

9. Penyusunan SOP Mekanisme Pendirian Rumah Ibadat.

10. Program peningkatan kapasitas melalui studi tiru dalam dan luar negeri.

11. Pembentukan agen moderasi beragama di 153 kelurahan se-Kota Makassar.

Seluruh program tersebut dijalankan dengan pendekatan Triasi, yakni literasi, interaksi, dan rekreasi, sebagai strategi memperkuat kerukunan dan toleransi dalam kehidupan masyarakat.( Ikhlas/ amd)
Komentar

Tampilkan

  • Pertama Kali Masuk Nominasi, FKUB Makassar Sabet Penghargaan Bergengsi Harmony Award 2025
  • 0

Terkini

Iklan