Minggu 30•11•2025

Iklan

Iklan

Kasi Pontren Bone: Tak Semua Anak Terpanggil ke Pesantren, Mereka yang Masuk Adalah yang Terpilih

14 Juli 2025, 6:18 PM WIB Last Updated 2025-07-14T10:18:17Z

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Bone, Salahuddin Siata, bersama Camat Cina, perwakilan Polsek, Danramil, dan tokoh pondok pesantren foto bersama usai kegiatan Tasyakuran dan Wisuda Santri MTs Al Madinah serta Khotmil Qur’an di Ponpes Amal Jariyah Punrangae, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Senin (14/07/2025).

BONE, RAKYATSATU.COM
– Suasana haru dan penuh syukur mewarnai Tasyakuran dan Wisuda Santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Madinah Angkatan I serta Khotmil Qur’an Pondok Pesantren Amal Jariyah Punrangae, Kelurahan Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Senin (14/07/2025).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Camat Cina Andi Supriadi, perwakilan Polsek dan Danramil, Kepala KUA Kecamatan Cina Andi Sudirman, Dewan Pembina Pondok H. Taufik, serta Pimpinan Ponpes Amal Jariyah Ustaz Abd. Wajab. Hadir pula para wali santri, para santri, dan tamu undangan lainnya.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Bone, Salahuddin Siata, yang turut hadir dan memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Walau dikemas secara sederhana karena keterbatasan anggaran, namun pelaksanaannya sangat luar biasa. Ini bukti nyata bahwa lembaga ini dikelola secara serius dan penuh dedikasi,” ujar Salahuddin.

Ia menegaskan pentingnya peran pondok pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tapi juga benteng moral dan pembentukan karakter generasi muda.

“Orang tua yang menyekolahkan anaknya ke pesantren harus bangga. Tidak semua anak memiliki hati yang terpanggil. Bahkan, ada orang tua yang ingin, tapi anaknya enggan. Itu karena mereka belum dipilih oleh Allah SWT untuk belajar di tempat yang mulia ini,” tuturnya menyentuh.

Salahuddin juga menekankan bahwa Kementerian Agama sebagai instansi vertikal di daerah akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan pendidikan keagamaan.

“Dengan keberadaan pesantren dan madrasah di Bone, kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki iman dan taqwa. Kami juga berharap bimbingan dan arahan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan tugas-tugas pembangunan bidang agama dapat berjalan maksimal,” tandasnya.  (Ikhlas/sugi)
Komentar

Tampilkan

  • Kasi Pontren Bone: Tak Semua Anak Terpanggil ke Pesantren, Mereka yang Masuk Adalah yang Terpilih
  • 0

Terkini

Iklan