Iklan

Iklan

Wisuda Kampus IAIN Bone Disorot, Orang Tua Pendamping Wisuda Kecewa

12 November 2023, 6:28 PM WIB Last Updated 2023-11-12T10:28:22Z

Suasana di depan pintu masuk, terlihat orang tua pendamping beserta Wisudawan dan Wisudawati nyaris dihalangi oleh Panitia untuk masuk ke dalam lokasi acara Wisuda sehingga terjadi keributan dan perdebatan di luar Aula/ Foto : Sugi



RAKYATSATU.COM, BONE
- Wisuda merupakan momen yang sangat dinantikan oleh mahasiswa dan orang tua ketika berhasil menyelesaikan tugas akhirnya. 


Momen inilah yang dirindukan pada prosesi Wisuda Sarjana Program S1 dan S2 Angkatan XI yang digelar oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone di Kampus I, Jl. Hos Cokroaminoto, kota Watampone, Sabtu (11/11/2023).


Mahasiswa yang mengikuti proses Wisuda itu sebanyak 900 orang yang terbagi dalam dua Sesi. Mereka yang diwisuda berasal dari Fakultas Syari’ah dan Hukum Islam dan juga Fakultas Ekonomi Bisnis Islam. Selanjutnya disesi kedua ada Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah serta Magister Pascasarjana S2.


Namun sayangnya momen kebahagiaan bagi orang tua Wisudawan itu diwarnai kekecewaan. 


Sejumlah orang tua mahasiswa yang hadir di lokasi acara yang hendak duduk berdampingan menyaksikan anaknya mendapatkan gelar Sarjana merasa kecewa berat karena hanya satu orang pendamping yang diperbolehkan untuk masuk di lokasi acara Wisuda. 


Sehingga hal tersebut mendapat protes dari orang tua mahasiswa yang diwisuda, mereka mempertanyakan undangan yang tertulis didampingi orang tua itu.


"Inikan orang tua ada dua dan ini anak kandung saya kita mau saksikan tapi kenapa satu orang saja bisa masuk harusnya difasilitasi tempat, masa orang tuanya di luar baru anaknya di dalam. Jadi mohon kedepannya diperbaiki lagi supaya ada kenyamanan," kata Darwis dengan nada kecewa.


Menanggapi hal tersebut Rektor IAIN Bone Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag kepada awak media menjelaskan bahwa SOP adalah berapa jumlah yang diwisuda orang tuanya juga dikali dua. 


"Kalau ada penambahan, itu prioritas tertentu tapi SOP seperti itu harus dua orang tua masuk, tapi ada juga yang tidak sempat hadir sehingga satu saja dan kekosongan itu diisi oleh orang-orang mau mendampingi itu diatur dalam ACC, "Atoroni Cedde Cappo", ungkapnya.


Adapun terkait pelaksanaan Wisuda yang dipusatkan di lokasi Kampus itu Rektor IAIN Bone Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag menjelaskan kegiatan Wisuda di Kampus itu sudah sesuai dengan yang ada dalam RAB.


"Kenapa di Kampus karena memang kegiatan Kampus dan ini ada kalender akademiknya, lalu kemudian plus minusnya adalah itu orang tua bukan hanya satu yang bisa masuk melihat para Wisudawan dan Wisudawati akan tetapi juga sanak saudaranya dari kampung, tapi kalau di hotel paling hanya satu atau dua orang yang bisa menikmati dan disini cucu cucunya pun bisa melihat proses Wisuda itu," jelas Syahabuddin.


Hanya saja Rektor mengakui bahwa minusnya adalah karena suasana kurang mendukung akibat cuaca ekstrim yang panas. "Namun kalau pernah di hotel itu karena permintaan dan sebenarnya bunyinya di Kampus tapi moderatnya kita melihat geografisnya," ujar Syahabuddin.


Sahabuddin juga menambahkan bahwa proses Wisuda ini hanya kegiatan seremonial saja. 


"Jadi ini penuh aturan dan kebijakan dan sebenarnya ini hanya seremonial saja, yang sah itu sewaktu Yudisium, mau ikut Wisuda atau tidak Ya, No Problem, tidak menghalangi ijazahnya itu, ada teman-teman saya tidak pernah ikut Wisuda selesai juga," ungkap Rektor Prof. Dr. H. Syahabuddin. [Ikhlas/Sugi] 


Komentar

Tampilkan

  • Wisuda Kampus IAIN Bone Disorot, Orang Tua Pendamping Wisuda Kecewa
  • 0

Terkini

Iklan