Iklan

Iklan

Program Pemberdayaan, Ketua Baznas Maros Launching UKM Zcoffee

03 Agustus 2023, 1:12 PM WIB Last Updated 2023-08-03T05:12:37Z

Proses launcing usaha Kopi Zcoffee oleh Keuta Baznas Maros, di Jalan DR Ratulangi No 50 Kecamatan Turikale, Maros, pada Rabu (2/8/2023)/ Foto : Dok. Baznas Bone 

RAKYATSATU.COM, MAROS -
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melaunching usaha kopi sebagai upaya untuk berpartisipasi dalam mendorong program pemerintah menurunkan angka kemiskinan.


Usaha kopi tersebut dinamai Zcoffee, di launching langsung oleh Ketua Baznas Maros H. M. Said Patombongi bersama pengurus, di Jalan DR Ratulangi No 50 Kecamatan Turikale, Maros, pada Rabu (2/8/2023).


Zcoffee ini sendiri merupakan program pemberdayaan Baznas Maros, diperuntukkan pada warga kurang mampu untuk melakukan perubahan dalam kehidupannya.


"Ini adalah program pemberdayaan, jadi Baznas itu memiliki dua macam pendistribusian ada yang sifatnya konsumtif, buat orang-orang tidak berdaya lagi seperti lansia yang tidak mampu lagi berupaya, diberi program sifatnya konsumtif bulanan," terang Ketua Baznas Maros H. M. Said Patombongi.


"Kemudian ada namanya pendistribusian dalam bentuk pemberdayaan, yaitu dibuatkan usaha agar bisa melakukan perubahan dalam kehidupannya, mungkin bisa meningkatkan pendapatannya. Nah program ini kita kerjasamakan dengan Baznas RI," lanjutnya.


Selain Zcoffee kata Said Patombongi, program pendayagunaan untuk pemberdayaan  juga dilakukan seperti Zmart yang tersebar di 30 titik. Zotomotif buat anak muda dan bantuan pemberdayaan buat petani dan peternak.


"Itu namanya bentuk pendayagunaan zakat infak sedekah, ini kita distribusikan agar bisa merubah kehidupannya dari miskin menjadi mandiri lebih bagus lagi. Ini bagian tak terpisahkan dari program pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan," ungkapnya.


Dalam pengelolaannya, Zcoffee yang baru saja dilaunching ini dibuka setiap pagi dan sore. Dan dikelola oleh dua orang relawan yang telah di latih dan diajari yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan.


Sementara untuk hasil penjualannya, sebagian akan disisihkan untuk infaq sedekah agar bisa berbagi kaum dhuafa yang lain.


"Kebetulan ini adalah relawan, yang tidak punya pekerjaan itu kita pekerjakan. Kita modali, keuntungannya dia hidupkan dulu dirinya, siapkan kelanjutan usahanya. Sementara ini dia hidupi dulu dirinya, bagaimana dia  sudah punya pekerjaan tetap. Soal kedua keuntungannya ini, yang penting bagaimana melangsungkan pekerjaan, usahanya," pungkasnya.


Selain melayani setiap pengunjung yang ingin mencicipi berbagai macam varian rasa minuman, yang tentunya tidak kalah nikmat dengan kopi di tempat lainnya.


Zcoffee juga diketahui memproduksi kopi untuk di sajikan di Warung Kopi (Warkop) seputaran kota Maros. Gerai ini terletak di bekas kantor lama Baznas Maros. [Ikhlas/Arul]

Komentar

Tampilkan

  • Program Pemberdayaan, Ketua Baznas Maros Launching UKM Zcoffee
  • 0

Terkini

Iklan