Iklan

Iklan

Pemkab Maros Evaluasi Implementasi SAKIP

31 Mei 2023, 9:03 AM WIB Last Updated 2023-05-31T18:07:02Z

Bupati Maros saat memberikan sambutan pada pra evaluasi implementasi SAKIP, di ruang pola, Selasa (30/5/2023)/ Foto : Dok. Pemkab Maros 

RAKYATSATU.COM, MAROS
- Pemerintah Daerah Kabupaten Maros menggelar Pra evaluasi dan pendampingan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). 



Berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Selasa (30/5/2023) dan rencananya akan berlangsung selama tiga hari.



Kepala Bagian Organisasi Setda Maros, Muhammad Jalaluddin Roem Nurdin mewakili Tim penyusun SAKIP mengatakan, evaluasi tersebut dilakukan untuk menguji kebenaran akuntabilitas seluruh proses implementasi SAKIP. 



"Dengan terlaksananya pendampingan dan pra evaluasi ini, diharap terjadi peningkatan hasil penilaian SAKIP dan RB Pemerintah Kabupaten Maros," ungkapnya.



Sebelumnya, SAKIP Kabupaten Maros 2021 memperoleh poin sebesar 62,59, kemudian 2021 sebesar 63,16. Dan terus meningkatkan di 2022 hingga 63,48 dengan perolehan kategori B (baik).



"Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, selalu mengalami peningkatan di tiap komponen penilaian," sebut Jalaluddin.



Ia berharap, tahun 2023 bisa naik satu level menjadi BB (sangat baik) dengan kisaran nilai 70-80. "Sesuai dengan target RPJMD tahun ini, BB untuk SAKIP dan B untuk RB," tegasnya.



Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian PANRB, Andi Rahardian mengungkapkan, terdapat kebijakan baru yang harus disesuaikan kembali. Terkait implementasi reformasi birokrasi (RB) tematik.



"Implementasi RB tematik ini berorientasi pada dampak yang dihasilkan, bukan lagi hanya sekadar persoalan administrasi," sebutnya.



Ia membeberkan, terdapat empat hal yang menjadi fokus dari program RB tematik ini. Fokus tersebut adalah penanggulangan kemiskinan, peningkatan investasi, digitalisasi administrasi pemerintahan, serta percepatan prioritas aktual Presiden. Untuk program prioritas Presiden terbagi menjadi dua, yakni peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan pengendalian laju inflasi.



"Melalui program RB tematik ini, diharapkan instansi pemerintah dapat menjalankan program dengan fokus pada penyelesaian masalah yang terjadi di masyarakat melalui keempat fokus tersebut. Sehingga, dampak RB yang dilakukan oleh pemerintah, terasa dan berdampak di lapisan masyarakat," pungkasnya. [Ikhlas/Arul]

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Maros Evaluasi Implementasi SAKIP
  • 0

Terkini

Iklan