-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

Survey Akreditasi, Bupati Fahsar Beber Kemajuan RSUD Pancaitana

30 November 2022 | 3:56 PM WIB |

Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi saat wawancara virtual dengan tim Surveyor dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di RSUD Datu Pancaitana, Selasa (29/11/2022)/ Foto : Sugi/Rakyatsatu.com

RAKYATSATU.COM, BONE
– Bupati Bone Dr. H.A. Fahsar M Padjalangi, M.Si berharap kehadiran RSUD Datu Pancaitana ini tentu akan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bone terutama terhadap pelayanan kesehatan.

 

Harapan tersebut disampaikan Bupati Bone saat menghadiri wawancara dengan tim Surveyor dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam rangka Survey Akreditasi Starkes di RSUD Datu Pancaitana.

 

Tim Surveyor KARS dr. Hesty Arbie, MARS dan dr. Ronaldi Edwin Cornelius Tumbel, Sp, T.H.T-K.L melakukan wawancara langsung dengan Bupati Bone melalui teleconference virtual di ruang Direktur RSUD Datu Pancaitana, Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Selasa (29/11/2022).

 

Bupati Bone A Fahsar mengungkapkan bahwa kemajuan RSUD Pancaitana terlihat dari besarnya animo masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan RSUD Pancaitana ini.

 

“Kita ketahui bahwa di Bone ini adalah Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Sulawesi Selatan sehingga RSUD Pancaitana salah satu solusi pemberian pelayanan kesehatan yang baik,” ujarnya.

 

“Melihat dari perkembangannya dalam kurung waktu beberapa tahun sangat cepat, itu menandakan bahwa masyarakat sudah menerima kehadiran rumah sakit ini dan secara perlahan kita sudah memenuhi semua standar yang ditentukan oleh Kemenkes atau tim akreditasi untuk melihat rumah sakit ini bisa berkembang kedepan,” harapnya.

 

Sementara itu Direktur RSUD Datu Pancaitana dr Syamsiar mengharapkan peningkatan pelayanan dari Rumah Sakit Pancaitana ini terkhusus kwalitas dan layanannya bisa lebih baik untuk kenyamanan pasien.

 

“Akreditasi itu khusus untuk peningkatan kualitas layanan, jadi harapan kami dulunya Utama selanjutnya kedepan bisa mendapat Paripurna yaitu bintang lima,” harapnya.

 

Adapun batasan waktu Akreditasi untuk dilakukan Survey ulang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

 

Syamsiar lebih jauh menuturkan bahwa persiapan Akreditasi ini semua layanan dilakukan sesuai Juknis dan SOP yaitu semua regulasi persyaratan dan layanan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. .

 

“Adapun item-item pelayanan itu antaralain ada Rawat Jalan, Rawat Inap, IGD, ICU, fasilitas Bedah, Poliklinik, Bedah Obgyn, Laboratorium, layanan Gizi Pasien, Layanan Penanganan Mayat. Semua itu harus dimaksimalkan,” ungkapnya. [Ikhlas/Sugi]

×
Berita Terbaru Update