-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

Tak Dapat Lods, Puluhan Pedangang Pasar Mini Sengkang Ngadu ke DPRD Wajo

13 September 2022 | 3:17 PM WIB |

RAKYATSATU.COM, WAJO – Puluhan pedagang Pasar Mini Sengkang mendatangi Kantor DPRD Wajo, Selasa (13/9/2022).

Didampingi Lembaga Badan Khusus Waspamops LMR RI. Para pedagang Pasar Mini mengadukan nasib karena tidak mendapat Lods di pasar tradisional yang baru diresmikan tersebut.

Ketua Badan Khusus Waspamops LMR RI, Kabupaten Wajo, Ardhy dihadapan penerima aspirasi DPRD Wajo, mempertanyakan regulasi dan mekanisme pembagian lods di Pasar Mini Sengkang.

Ardhy berharap pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Wajo, dapat memberikan penjelasan atas regulasi pembagian lods secara terinci.

“Kami pertanyakan regulasi pembagian lods di Pasar Mini Sengkang. Ada pedagang yang sudah 13 tahun menjual tapi tidak mendapatkan tempat atau lods,” ujarnya.

Ardhy menduga ada kongkalikong dan permainan dalam pembagian lods di Pasar Mini, karena dari hasil penelusurannya, dia mendapatkan informasi adanya jatah-jatahan.

“Kami dapat informasi ada jatah untuk isteri oknum pejabat dan istri oknum anggota dewan. Bagaimana dengan pedagang yang sudah lama berjualan tapi tidak punya tempat,” ujarnya.

Salah seorang pedagang Pasar Mini Sengkang, A Marhani mengaku awalnya dia punya 4 lods, tapi setelah dilakukan pembagian ulang dia hanya dapat 2 tempat.

“Sebelumnya saya punya 4 tempat dengan anak saya, tapi setelah pembagian hanya dikasih 2 tempat. Sementara banyak orang baru yang tidak pernah menjual diberikan tempat,” jelasnya.

Lain lagi dengan Ilahang, sebelum pembagian lods dia punya tempat untuk berjualan. Tapi setelah pembagian ulang, dia tidak mendapatkan tempat bahkan diusir oleh kolektor pasar.

” Saya diusir keluar dari pasar, katanya lods yang saya tempati adalah milik orang lain,” ucapnya.

Penerima aspirasi DPRD Wajo, H. Sudirman Meru mengapresiasi kedatangan para pedagang. Dia persilahkan pedagang menyampaikan keluhannya.

“Silahkan bicara, ini persoalan harus diselesaikan cepat, karena menyangkut masalah urusan perut,” ujarnya.

Penerima aspirasi lainnya, H. Mustafa, mengharapkan pedagang untuk menyampaikan keluhannya dan tidak perlu takut kepada siapapun.

“Silahkan bicara, jangan takut. Kalau anda benar, saya siap berada di belakang para pedagang,” tegasnya. [Iklas/Yusuf]

×
Berita Terbaru Update