-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

Dinilai Memberatkan Rakyat, AMIWB Minta Camat Keera Dimutasi

10 Desember 2020 | 12:45 PM WIB |

RAKYATSATU.COM, WAJO
- Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) melakukan aspirasi di DPRD Kabupaten Wajo, Kamis (10/12/2020).

Aspirasi ini terkait keluhan masyarakat Kecamatan Keera terhadap Camat Keera yang dinilai sangat memberatkan masyarakat.

Mewakili Kordinator lapangan (Korlap) AMIWB, Muhammad Faisal saat menyampaikan aspirasi sangat kecewa terhadap Camat Keera. Pasalnya, sudah sering melukai hati masyarakat. Bahkan, sering melontarkan kata-kata arogan.

"Kami sangat kecewa sekali sama dia (Camat_red), mustinya harus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, tapi ini malah sebaliknya," kesalnya.

Misalnya kata dia, dalam memberikan pelayanan. Kami sudah memberikan surat permohonan, tapi dia malah mengeluarkan kata yang tidak pantas.

"Kalau saya tidak mau tanda tangan, siapa yang mau paksa saya," kata Faisal

Ical sapaan akrabnya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pak Camat tidak melakukan upaya interopeksi diri.

"Mustinya ini sudah menjadi warning bagi dia. Tapi nyatanya malah menjadi buruk," tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, Camat Keera juga dinilai telah memberatkan masyarakat seperti ketika mengurus berkas penjualan tanah.

"Dia (Camat_red) ingin tanda tangan jika ada amplop duluan. Saya punya saksi dan bukti terkait hal ini," ketusnya.

Olehnya itu, kami menuntut untuk memutasi Camat Keera dan kemudian mendorong pelayanan dilakukan secara maksimal.

"Saya berharap aspirasi hari ini ada hasilnya," harapnya.


Ditempat yang sama, salah satu warga Desa Ciromani, Anto Berumpa mengatakan, bahwa kemanakannya (Alimuddin) ingin menjual tanahnya. Dan dalam surat itu dibutuhkan tanda tangan pak Camat, namun pak Camat tidak mau tanda tangan.

"Tidak mau di tanda tangan, nanti kalau ada amplopnya baru langsung di tanda tangan," ungkap Anto kepada penerima aspirasi.

Sementara anggota DPRD dari Fraksi Golkar, H Ridwan saat menerima aspirasi menyampaikan bahwa aspirasi ini akan diserahkan ke pimpinan.

"Nanti aspirasi ini kita bawa ke pimpinan untuk ditindak lanjuti," tutupnya. 

Ditempat yang terpisah, Camat Keera, Andi Ahmad Ridha meminta maaf dan mengaku khilaf.

"Saya tidak menyangka masalah ini akan dibawa ke DPRD. Saya siap dimutasi dimana saja," ucapnya. (Adv)
×
Berita Terbaru Update