Iklan

09/07/20, 12:31 WIB
ADVERTORIALDPRD WajoWajo

Dinilai Lukai Hati ASN Wajo, Komisi I DPRD Wajo WO Saat Rapat TPP


RAKYATSATU.COM, WAJO
- Rapat pembahasan tunjangan tambahan penghasilan (TPP) ASN di lingkup Pemkab Wajo, antara DPRD Wajo dengan Tim TPP Pemkab Wajo  diwarnai walk out di ruang rapat paripurna DPRD Wajo, Rabu (8/7/2020).


Rapat yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita, tidak mendapatkan kejelasan menjadikan seluruh anggota Komisi I DPRD Wajo memilih walk out (WO) saat rapat sekitar pukul 21.30 Wita.


Komisi I DPRD Wajo yang memperjuangkan TPP ASN yang belum terbayarakan menganggap penjelasan dari Tim TPP Pemkab Wajo telah melukai hati seluruh ASN di lingkup Pemkab Wajo.



"Kami Komisi I memperjuangakan ASN yang belum dibayarkan TPPnya beberapa bulan ini dan mendengar penjelasan dari tim TPP tadi sepertinya tidak ada jalan, jadi kami sepakat WO,"ujar Andi Merly salahsatu anggota Komisi I DPRD Wajo.


Diketahui, pembayaran TPP ASN di lingkup Pemkab Wajo sendiri belum terbayarkan pada bulan April, Mei, dan Juni 2020. Lalu, Tim TPP dari Pemkab Wajo kembali merencanakan mengurangi jumlah TPP dengan merivisi aturan pembayaran TPP.


"Tim TPP Pemkab Wajo tadi menjelaskan untuk mengembalikan TPP ASN seperti sebelumnya, namun anggaran sudah tidak memungkinkan, padahal kami memperjuangkan TPP ASN kita agar terbayarkan," kata Andi Merly


Sementara, anggota Komisi I lainnya, Hairuddin menyebutkan, apa yang dilakukan Pemkab Wajo dengan belum membayarkan TPP ASN, lalu merencanakan menguranginya lagi sungguh tidak bisa diterima.


"Pertama, mau dikurangi. Contohnya tadi ada yang dari 360 ribu sekian, menjadi 86 ribu sekian saja. TPP bulan April, Mei, dan Juni saja belum dibayarkan," katanya.


Hairuddin menjelaskan, Pemkab Wajo mestinya membayarkan dulu TPP ASN yang mandek selama tiga bulan itu, baru membahas yang lainnya


"Bayar dululah, kita di DPRD Wajo sudah perjuangkan. Karena, dengan tidak terbayarkannya TPP ASN, salah satu dampaknya adalah perputaran ekonomi di masyarakat itu susah," cetusnya