Iklan

20/07/20, 22:08 WIB
Daerah

Bawaslu Soppeng Gandeng Stakeholder Bahas Kerawanan Pemuktahiran Data Pemilih

RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Soppeng menggelar pertemuan rapat diluar kantor tentang Kerawanan Pemuktahiran Data Pemilih, di Media Cemter Bawaslu Soppeng, Senin (20/07/2020).

Rapat tersebut menghadirkan para Komisioner Bawaslu, Ketua KPU Soppeng, Kasat Intel Polres Soppeng, Dukcapil Soppeng dan media.

Ketua Bawaslu Soppeng, Winardi mengatakan, rapat diluar kantor ini diadakan untuk mengetahui sejauh mana potensi yang bisa terjadi sehingga berdampak pada partisipasi pemilih Pilkada 2020.

Dijelaskan dia, dalam mengawasi pemilihan pihaknya membuat terobosan dengan bekerjasama KPU dan Bawaslu Barru.

"Hal ini kita lakukan untuk meminimalisir potensi data pemilih ganda yang ada diperbatasan," kata Winardi.

Hal ini menurut dia penting karena dapat mencegah potensi dugaan pelanggaran. "Tidak hanya satu titik, titik lain juga dapat dijadikan acuan dalam pemetaan potensi kerawanan, seperti mengawinkan data lintas perbatasan," pungkasnya.

Selain itu, hal lain yang dilakukan untuk meminimalisir dugaan pelanggaran, pihaknya membuka posko pengaduan.

Lebih jauh dia menjelaskan, kehadiran media dalam forum juga dinilai penting. Mengingat media merupakan corong dalam sosialisasi terkait data pemilih.

Sementara Ketua KPU Soppeng Muhammad Hasbi mengatakan, setiap tahapan pilkada memiliki potensi, namun ada kadar meminimalisir.

Dijelaksan dia, dalam merapikan data pemilih petugas Pencocokan dan Penelitian (Coklit) memiliki tiga prinsip, yakni komprehensif, akurat dan mutakhir.

Sementara untuk menapik perlakukan pemilih yang menolak dilakukan Coklit, petugas akan memberikan pemahaman tentang protokol kesehatan saat menjalankan tugas.

"Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada warga menolak untuk didata. Kalaupun ada seperti itu kami berupaya memberikan pemahaman terkait protokol kesehatan," ujarnya.

"Kalau yang terinfeksi Covid-19, kami dibantu Dinkes untuk pencocokan data baik itu yang dirawat maupun mandiri," sambungnya.

Ditempat yang sama, Kasat Intelkam Polres Soppeng mengatakan Kepolisian memantau seluruh kegiatan baik dari KPU maupun Bawaslu.

Menurutnya, indikator kesuksesan Pilkada adalah tingginya partisipasi pemilih. Untuk itu dia mengajak masyakarat untuk ikut berpatisipasi dalam menyukseskan Pilkada. (**)