• Copyright © RAKYATSATU
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pasien Positif Covid-19 di Sinjai Bertambah, Ini Kata ASA

    15 Mei, 2020, Mei 15, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini

    RAKYATSATU.COM, SINJAI
    - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) Pemkab Sinjai kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sinjai.

    Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) membeberkan bahwa berdasarkan data terbaru, pasien positif terinfeksi Covid-19 di Sinjai bertambah.

    "Saat ini ada penambahan 8 orang yang positif. Mereka merupakan rombongan 14," ungkap ASA yang juga ketua Gugus Tugas Covid-19 di Media Center, Jumat (16/5/2020) sore.

    Meski mengumumkan penambahan pasien, tetapi pihaknya menyampaikan kabar baik mengenai pasien yang sebelumya dinyatakan positif dan telah menjalani perawatan medis di RSUD.

    "Lima pasien positif corona telah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan, masing-masing empat warga Sinjai dan satu Warga Bone," ungkap ASA.

    Asa mengatakan, dari delapan tambahan kasus, lima orang diantaranya pasien positif berasal dari Sinjai Barat, 1 orang Sinjai Tengah, 1 Orang dari Kelurahan Balangnipa, Sinjai Utara dan 1 orang berasal Sinjai Timur.

    "Sembuh lima orang dari delapan orang positif sebelumnya, jadi sisa tiga. Kemudian di tambah lagi delapan orang, sehingga jumlahnya sekarang 11 orang," tandasnya.

    Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) dr. Andi Suryanto Asapa menjelaskan bahwa delapan pasien yang positif ini, sebelumya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Mereka ini adalah klaster 14, kesemuanya merupakan warga Sinjai tetapi datang dari Gorontalo, kemudian Manado lalu ke Makassar dan masuk kembali di Sinjai.

    "Waktunya memang bersamaan harinya dengan kelompok yang dari Jawa Timur. Delapan orang ini terdiri dari Sinjai Barat, Sinjai Tengah Timur dan Sinjai Utara," jelasnya.

    Dikatakan dr. Dedet sapaannya bahwa, sebelumnya mereka bersatus OTG. Pertama, pihaknya menganggap ini adalah transmisi dari anak ke bapak, namun ternyata setelah dielusuri mereka datang berlainan, waktunya cuman beda kurang lebih 1 jam.

    "Awalnya kami menganggap kontak dari anak ke bapak, sehinga kami melakukan diagnosa OTG, tetapi hasil Swab nya ternyata positif. Penelusuran mendalam yang kami lakukan setelah dinyatakan positif, terungkap bahwa memang tidak sama dari anak ke bapak, tetapi datang dari dua tempat yang berbeda," terangnya.

    Dr. Dedet menambahkan, total paisen positif corona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sinjai kini sebanyak 11 orang. (Ads)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini