• Copyright © RAKYATSATU
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Sinjai Minta Provinsi Tindak Lanjuti ke Pusat Terkait Penundaan Kredit UKM

    03 April, 2020, April 03, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini


    RAKYATSATU.COM, SINJAI - Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) melakukan Video Conference (vidcon) dengan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, A. Sudirman Sulaiman untuk memaparkan antisipasi penanganan virus corona atau Covid-19, di Kabupaten Sinjai. 

    Pemaparan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati, Jumat (3/04/2020). Tak hanya Bupati Sinjai, dalam vidcon Wakil Gubernur Sulsel bersama dengan seluruh Walikota dan Bupati se-Sulsel, memaparkan kondisi daerah masing-masing khususnya physical distancing dan dampak perekinomian yang dihadapi terhadap virus Covid-19.

    Vidcon tersebut Bupati Sinjai didampingi oleh para Asisten dan para Kepala Perangkat Daerah di Lingkup Pemkab Sinjai. 

    Bupati Sinjai Andi Seto Asapa menyampaikan bahwa kondisi Sinjai hingga saat ini masih tetap aman dan terkendali dengan baik.

    “Alhamdulillah keadaan tetap aman, untuk pasien positif corona belum ada dan semoga ini tetap bertahan,  PDP ada 5 orang dan ODP ada 132 orang, " katanya. 

    Terkait protokol penanganan pencegahan penularan covid-19, Bupati ASA menyampaikan bahwa di Sinjai telah menerapkan 5 protokol diantaranya, pengawasan di 9 pintu perbatasan, komunikasi physical distancing dan social distancing,  protokol transportasi dan area publik,  peliburan anak sekolah dan protokol penanganan kesehatan. 

    Khusus dampak perekonomian dengan mewabahnya virus ini,  Bupati Sinjai melaporkan bahwa harga pangan di pasaran masih stabil karena saat ini memasuki musim panen dan bahkan ada yang harganya turun.

    Sementara untuk barang produksi pabrikan seperti tepung dan gula pasir harganya naik dan stok terbatas sehingga masyarakat kesulitan untuk memperoleh barang tersebut. 

    Terkait kebijakan Pemerintah Pusat mengenai penundaan kredit bagi para pelaku UKM, kata Bupati hal ini telah ditindaklajuti melalui rapat bersama dengan pihak perbankan namun hingga saat ini belum memiliki petujuk teknis terkait hal ini.

    "Olehnya itu kami mohon petunjuk kepada Pemerintah provinsi agar menindaklajuti hal ini kepada Pemerintah Pusat sehingga ada kejelasan dalam penerapan kebijakan Bapak Presiden RI, " kata Bupati.

    Hal lain disampaikan terkait bantuan sosial berupa program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta kartu Pra Kerja, Bupati mengharapkan agar secepatnya bisa direalisasikan. 

    Sementara itu terkait Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai (RSUD)  sebagai salah satu rumah sakit pasien rujukan penyakit corona,  Bupati menyarankan kepada Pemerintah Provinsi agar sistem rujukan harus diperbaiki, hal didasarkan karena adanya pasien berstatus PDP di RSUD Sinjai yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur. 

    "Di RSUD Sinjai telah merawat satu pasien PDP dari Kabupaten Luwu Timur, padahal jika dilihat dari wilayah cakupan seharusnya pasien ini di rujuk ke Rumah Sakit rujukan yang ada di Kabupaten Tator sehingga kesulitan kami pasien ini dinyatakan sembuh namun tidak ada yang menjemputnya, " ucap Bupati. (Ads)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini