ads

30 April, 2020

4 Warga Bone Positif Corona, Bupati : Bone Sudah Zona Merah

4 Warga Bone Positif Corona, Bupati : Bone Sudah Zona Merah
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, BONE
- Empat warga Kabupaten Bone dinyatakan positif corona. Hal itu diungkapkan Bupati Bone yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (PPC19) Kabupaten Bone, DR H Andi Fahsar M Padjalangi, dalam jumpa persnya, di ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Bupati Bone, Jl Jenderal Ahmad Yani Watampone, Kamis (30/04/2020).



Keempat warga Kabupaten Bone yang positif corona atau Covid-19 itu adalah semuanya santri dari salah satu pondok pesantren yang ada di Temboro Magetan, Jawa Timur.



Namun dari keempat santri pondok pesantren tersebut, satu orang berhasil dievakuasi di Makassar dan ketiganya lolos masuk ke Kabupaten Bone sebab saat Rapid Test di Makassar, hanya satu orang yang positif sementara ketiganya hasilnya Rapid Testnya negatif.



Meski dinyatakan hasil Rapid Testnya di Makassar negatif, namun ketiga santri dari Temboro Magetan Jawa Timur tersebut dilakukan swab dan hasil swab melalui Balai Besar Kesehatan menyatakan bahwa ketiga santri tersebut adalah hasilnya positif corona atau Covid-19.



“Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaijan kepada saudara sekalian, kita harus meningkatkan pengawasan dan memperketat posko dalam rangka memutus mata rantai virus Covid 19,” ujar H Andi Fahsar didampingi tim Gugus Tugas PPC Bone lainnya.



“Di Bone ini sudah ada tiga orang positif, setelah melalui Balai Besar Kesehatan, terakhir kita melakukan swab 5 orang, hasilnya 3 positif," ujarnya lagi.



Dia menyebutkan lima orang sebelumnya dinyatakan rapid tes negatif, namun kembali dites swab untuk meyakinkan.



“Dan tiga positif hasil swab, masing-masing MA (14), BS (19) warga Desa Lamurukung Kecamatan Tellu Siattinge, dan MF (17) warga Desa Waji Kecamatan Tellu Siattinge,” jelas Bupati Bone.


Ketiga dinyatakan positif kembali kelaster Temboro yakni santri pulang dari Temboro, Magetang, Jawa Timur.


Kasus tersebut merupakan kasus pertama covid 19 yang ber-KTP Bumi Arung Palakka.



"Ketiganya adalah santri yang baru kembali dari Pesantren Alfatah Temboro Magetan Jawa Timur. Kondisi saat ini ketiganya adalah terpantau sehat secara fisik, namun di nyatakan positif oleh hasil uji Swab," ujar H Andi Fahsar.



Selanjutnya, ketiga santri tersebut akan dirawat di RSUD Tenriawaru Bone dan keluarga yang bersangkutan akan diisolasi di Rumah Singgah Kabupaten Bone dan akan dilaksanakan sterilisasi di Desa Lamurukung dan Desa Waji seperti masjid yang biasa digunakan keluarga suspect.



Pada jumpa pers tersebut dihadiri Wakil Bupati Bone Drs H Ambo Dalle, MM, Dandim 1407 Bone Letkol Inf Mustamin, Kapolres Bone AKBP I Made Ary Pradana, Kalaksa BPBD Bone Dray Vibrianto,


Hadir pula Kadis Kesehatan Bone, Kasat Pol PP Bone, Direktur RSUD Tenriawaru Bone, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan H Barham Bachtiar.  (Rasul)



Don't Miss

News Feed