ads

29 December, 2019

Diperkuat Dua Mantan Pemain Timnas, Tuan Rumah Apala Tersingkir di Turnamen Ahmading-ST Rabiah Cup 2019

Diperkuat Dua Mantan Pemain Timnas, Tuan Rumah Apala Tersingkir di Turnamen Ahmading-ST Rabiah Cup 2019
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Bermaterikan dua mantan pemain timnas Indonesia U-23,  kesebelasan tuan rumah Apala harus mengakui lawannya yakni kesebelasan Pattiro Sompe, di turnamen sepak bola antar club Ahmading-ST Rabiah Cup 2019, yang diselenggarakan di lapangan sepak bola Kelurahan Apala Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone.

Kesebelasan Apala yang diperkuat mantan penjaga gawang Timnas Indonesia U-23, Syamsidar dan mantan gelandang Timnas Indonesia U-23, Hendra Ridwan, serta sejumlah pemain dari Kota Makassar, menelan kekalahan melalui drama adu penalti melawan kesebelasan Pattiro Sompe dari Kecamatan Sibulue, dengan skor 4-3 untuk kesebelasan Pattiro Sompe.

Kesebelasan Pattiro Sompe yang hanya bermaterikan pemain lokal dari Desa Pattiro Sompe tersebut, tidak canggung melawan pemain yang berada di atas level mereka. Bahkan kesebelasan Pattiro Sompe, sempat menang di babak pertama dengan skor 1-0, hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan yang dipimpin wasit Fadli, semakin seru. Tuan rumah yang ketinggalan 0-1, terus menggempur pertahanan Pattiro Sompe. Serangan demi serangan yang dilakukan membuahkan hasil dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, lewat tendangan bebas Hendra Ridwan.

Tidak ingin dipermalukan dihadapan pendukungnya dan dihadapan ratusan penonton yang memadati lapangan sepak bola Kelurahan Apala, tuan rumah Apala Utama terus menggempur pertahanan Pattiro Sompe dan berhasil merubah kedudukan menjadi 2-1, setelah Nasrun berhasil menjebol jala gawang Pattiro Sompe yang dikawal oleh Jamal.

Pertandingan yang tersisa 1 menit tersebut, dipergunakan kesebelasan Pattiro Sompe untuk menyamakan kedudukan. Hal itu pun membuahkan hasil menjadi gol dan merubah skor menjadi 2-2.

Gol kedua Pattiro Sompe, berawal dari sepak pojok disebelah kiri daerah pertahanan kesebelasan Apala Utama. Tendangan penjuru tersebut berhasil dimanfaatkan anak-anak kesebelasan Pattiro Sompe lewat sundulan kepala untuk merobek jala gawang yang dijaga Syamsidar untuk kedua kalinya.

Untuk menentukan siapa pemenang maka dilaksanakan adu penalti. Dua dari lima algojo eksekusi pinalti Apala Utama tidak berhasil mencetak gol, sedanhkan 5 orang algojo dari kesebelasan Pattiro Sompe hanya satu orang yang tidak mampu merobek jala gawang Syamsidar karena tendangannya diblok.

Dengan kemenangan tersebut maka kesebelasan Pattiro Sompe berhasil mengisi satu tempat di delapan besar.  (Rasul)

Don't Miss

News Feed