-->

Iklan

Iklan

Tak Ingin Anggotanya Kena Sanksi Akibat Nyinyir, Danrem 141/Tp Kumpulkan Prajurit Beserta Istrinya

Selasa, 15 Oktober 2019, 6:27 PM WIB Last Updated 2019-10-15T10:27:12Z
RAKYATSATU.COM, BONE - Sebanyak 600 Personel korem 141/Tp dan balak beserta kodim 1407/Bone dan Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 141/Tp, Balak dan Kodim 1407/Bone, serta PNS Korem, mendapatkan pengarahan Sosialisasi Tata Cara Penggunaan Media Sosial (medsos) dari Danrem 141/Tp, Kolonel Inf Suwarno, di Gedung Pemuda, Jl Kawerang, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Selasa (15/10/2019).

Dihadapan 600 orang tersebut, Kolonel Inf Suwarno menyampaikan penjelasan bahwa seorang istri TNI AD yang tergabung dalam organisasi Persit harus bijak dan cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan penggunaan Media Sosial.

“Media Sosial sudah merupakan salah satu kebutuhan dalam kehidupan kita sehari-hari. Seperti untuk berkomunikasi atau bersilaturahmi dengan orang yang jauh, menambah informasi bagi diri sendiri, mengekspresikan diri kita bahkan ada yang memanfaatkan untuk berbisnis," ujar Danrem 141/Tp saat memberikan pengarahan dalam kegiatan pertemuan gabungan persit korem, Balakrem dan Kodim 1407/Bone.

Banyaknya kasus provokasi antar instansi yang memanfaatkan medsos belakangan ini, Persit dituntut untuk dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar, jangan menulis atau mengekspos kegiatan suami secara fulgar dan jangan berkomentar tentang hal-hal sensitif yang dapat menyinggung pihak lain atau instansi lain sehingga akan menimbulkan polemik dikemudian hari.

Sebagai seorang anggota TNI dan Persit dituntut harus bisa menjaga nama baik keluarga maupun satuannya. Begitu pula dalam mendidik anak-anak Anggota TNI dan ibu Persit juga harus selalu memantau setiap perkembangan setiap saat dan selalu memonitor penggunaan akses internet sesuai kebutuhannya.

Cerdas dan bijak menggunakan Sosial Media/internet harus kita tanamkan pada putra-putri tercinta mengingat banyak sekali hal-hal negatif yang bisa didapat tanpa disadari karena sosial media.

“Sebagai orang tua marilah kita memberikan pengawasan, pengertian dan iman yang kuat kepada anak-anak kita supaya tidak mudah terbawa ke hal-hal yang negatif seiring dengan perkembangan tehnologi sekarang ini," ujarnya lagi.

Persit harus bisa melihat kesempatan untuk maju dari berkembangnya dunia teknologi saat ini dengan memanfaatkan untuk berbisnis ataupun sekedar membantu kebutuhan ekonomi dalam keluarga.

“Ibu persit kerjaannya bukan hanya di dapur saja, tetapi bisa juga mengembangkan bakatnya apabila hal tersebut sesuatu yang bermanfaat. Seperti ibu-ibu yang memiliki hobi masak, membuat kerajinan atau hal lain dibutuhkan oleh orang lain dapat melakukan jual beli melalui sarana medsos yang dimilikinya, karena saat ini manusia lebih cenderung mengharapkan semua hal yang praktis-praktis saja," pungkas Danrem 141/Tp.

Usai pengarahan Danrem 141/Tp dilanjutkan pemberian materi Masalah tata cara penggunaan Medsos, Dampak dari penggunaan Medsos, Undang-Undang ITE dan pembinaan mental prajurit.

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Kasrem 141/Tp. Letkol Inf Bobbie Triyanto, Dandim 1407/Bone Letkol Inf Mustamin, para Dan Kabalakrem 141 Tp, para Kasi, Pasirem 141/Tp.

Para pasi kodim 1407/Bone, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 141/Tp dan Kodim 1407/Bone, Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Korcaap Rem 141 Toddopuli, Balakrem dan Kodim 1407/Bone.   (Rasul)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tak Ingin Anggotanya Kena Sanksi Akibat Nyinyir, Danrem 141/Tp Kumpulkan Prajurit Beserta Istrinya

Terkini

Iklan

Iklan