ads

19 October, 2019

Gelar Ngopi Lepas Bahas Tambang Galian C, LSM Lepas Sayangkan Ketidakhadiran Polres Bone

Gelar Ngopi Lepas Bahas Tambang Galian C, LSM Lepas Sayangkan Ketidakhadiran Polres Bone
banner 336x280


RAKYATSATU.COM, BONE - Guna mencari solusi akan kurangnya/kelangkaan bahan material (tambang galian C) terhadap pembangunan infrastruktur di desa, LSM Lepas Kabupaten Bone, melaksanakan Ngopi Lepas dengan tema Desa Lawyers Club, di Kusuka Cafe, Jl Merdeka Watampone, Jumat malam (18/10/2019).

Ketua panitia pelaksana Ngopi Lepas, Zul, mengemukakan kelangkaan bahan material di desa dinilai menghambat pembangunan desa dan tentunya juga merugikan masyarakat sebagai pemamfaat dana desa.

Lanjutnya, Ngopi Lepas bersama LSM Lepas Kabupaten Bone ini dalam rangka mencari solusi atas permasalahan tersebut. Kondisi kelangkaan material bagi mesa merupakan hal yang sangat ironis karena desa merupakan lumbung dari material itu.

Hal senada diungkapkan Ketua LSM Lepas, Anto Syam Bani Adam. Bahkan pihaknya telah menyimpulkan beberapa rekomendasi yang akan ditindak lanjuti oleh stakeholder dan salah satunya adalah percepatan dan pengkajian konferensip terhadap Perda RTRW yang berproses. 

Membahas kelangkaan material ternyata mendapat perhatian yang luar biasa dari peserta dialog Ngopi Lepas ala LSM Lepas Kabupaten Bone tersebut. Dialog pun berlangsung alot dan mendapat apresiasi dari semua Narasumber yang hadir beserta tanggapan dan masukan dari peserta.

"Setidaknya kita sudah menyimpulkan embrio titik terang arah penyelesaian masalah ini, dimana Pemerintah Desa melalui asas rekognisi yang diamanahkan oleh Undang-undang Nomor 6 tentang Desa, memberikan kuasa kepada Pemerintah Desa untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada di desanya, sebagai mana yang disimpulkan dari beberapa paparan Narasumber," ujar Anto Syambani Adam.

Sementara itu, Sekjend LSM Lepas Kabupaten Bone, Anjun'k Mappasinring, sangat menyayangkan ketidak hadiran pihak Polres Bone tanpa ada konfirmasi padahal sudah diberitahu sebelumnya sebagai salah satu narasumber dari kegiatan Ngopi Lepas ini.

Pasalnya, kehadiran Polres Bone sangat diharapkan kan karena institusi ini sangat vital posisinya untuk memastikan dan memberikan kepastian hukum dalam penindakannya, karena masyarakat Desa sejauh ini sangat ketakutan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada di Desanya, karena mereka tidak memahami secara pasti SOP penindakan yang dilakukan Polres Bone selama ini pada kasus tambang.

"Kami sesungguhnya sangat menyayangkan ketidak hadiran pihak Polres Bone yang tanpa konfirmasi, karena institusi ini memiliki peran vital dalam hal tambang, khususnya tambang galian C," ujar Anjun'k.  (Rasul)

Don't Miss

News Feed