ads

17 June, 2019

Diduga Manipulasi Absen, Oknum Guru TK Ini Bakal Tidak Terima Full Tunjangan Sertifikasinya

Diduga Manipulasi Absen, Oknum Guru TK Ini Bakal Tidak Terima Full Tunjangan Sertifikasinya
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, BONE - Salah seorang guru TK Pertiwi Matanna Tikka, Andi Syahriah, bakal tidak menerima full tunjangan sertifikasinya di bulan April 2019. 



Pasalnya, oknum guru tersebut diduga memanipulasi daftar hadir/absen dan sudah diketahui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone.



Berdasarkan pernyataan Kepala Bidang Program dan Perencanaan Disdik Kabupaten Bone, H Ibrahim, bahwa dirinya akan memverifikasi ulang terkait pembayaran tunjangan profesi (sertifikasi) oknum guru TK Pertiwi Matanna Tikka tersebut.



"Iye sudah saya panggil. Nanti dipembayaran saya verifikasi ulang," ujar H Ibrahim ke Rakyatsatu.com, beberapa hari lalu.



Dugaan manipulasi daftar hadir tersebut ditemukan oleh Rakyatsatu.com dan dilaporkan ke Disdik Kabupaten Bone. Sehingga Kepala Disdik Kabupaten Bone, Hj Andi Syamsiar Halid, mendatangi TK yang beralamat di Jl MH Thamrin Kelurahan Manurunge Kecamatan Tanete Riattang tersebut.



Namun informasi yang berhasil dihimpun, pada hari ini, Senin (17/06/2019), Kabid Program dan Perencanaan Disdik Kabupaten Bone, H Ibrahim, kembali memanggil Kepala TK Pertiwi Matanna Tikka Hj Rosnawati bersama Andi Syahriah dan salah seorang guru TK tersebut atas nama Andi Murlina.



Tetapi mereka tidak bertemu dengan H Ibrahim karena H Ibrahim sementara ada tugas di Jakarta. 



Sebagaimana diberitakan sebelumnya kalau Andi Syahriah diduga memanipulasi daftar hadir dengan memaraf dua hari dan izin dua (2) hari pada daftar hadir di bulan April 2019. 



Padahal berdasarkan informasi yang didapat Rakyatsatu.com, kalau Andi Syahriah saat itu izin untuk mengurus kuliah Srata Dua (S2) di Makassar dan diduga tidak masuk kantor/mengajar selama empat (4) hari, walau pernyataannya ke Rakyatsatu.com, bahwa itu adalah disaat dirinya ujian. (Rasul)




Don't Miss

News Feed