ads

08 April, 2019

Jelang Dua Bulan Menjabat, Amran Mahmud Mencetak Ratusan Pengangguran

Jelang Dua Bulan Menjabat, Amran Mahmud Mencetak Ratusan Pengangguran
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, WAJO - Bupati Wajo terpilih Amran Mahmud dan Amran SE membuat gebrakan baru di Kabupaten Wajo, Senin (08/04/2019).

Betapa tidak, sejak Kepemimpinannya sejumlah kebijakan menghasilkan ratusan pengangguran yang dinilai tidak pro kepada pegawai honorer di Kabupaten Wajo.

Dengan kebijakan tersebut, Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siwa, Kecamatan Pitumpanua terancam terhenti. Pasalnya 112 petugas honorer dari perawat, Analis, Apoteker, Radiologi dan bidan beramai-ramai mengundurkan diri.

Hal itu setelah tuntutan honorer perawat dan bidan terkait kenaikan upah belum terpenuhi. Karena upah yang saat ini diterima Rp100 ribu hingga Rp250 ribu dianggap tidak memenuhi kebutuhan kerja para tenaga honorer khususnya di RSUD Siwa.

Selain di RSUD Siwa, 25 Honorer Puskesmas Sabbangparu dan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Wajo juga telah mengundurkan diri, karena efek kebijakan tersebut.

Selain itu, tenaga honorer di setiap instansi Pemerintah, Kecamatan dan Kelurahan terancam juga akan berhenti karena dampak kebijakan  dipangkasnya anggaran.

Dilansir dari Kliksulsel.com, diketahui ratusan tenaga honorer mengundurkan diri di RSUD Siwa lantas tidak membuat pelayanan di RSUD tidak terhenti.

Hal itu, disampaikan Direktur RSUD Siwa drg Armin belum lama ini, yang mengklaim pelayanan kesehatan tetap berjalan normal.

"Mundurnya tenaga honorer tidak lantas menggangu aktifitas pelayanan kesehatan, karena RSUD Siwa sudah kelebihan tenaga kerja," ujarnya. (Red)
Don't Miss

News Feed