ads

30 April, 2019

Begini Upaya Pemkab Bone Majukan Pendidikan Inklusif

Begini Upaya Pemkab Bone Majukan Pendidikan Inklusif
banner 336x280
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Guna menyukseskan dan mensoalisasikan pendidikan inklusif di Kabupaten Bone, maka kembali dilaksanakan kampanye pendidikan inklusif di awal tahun 2019. Kali ini dilaksanakan di Kecamatan Barebbo, Senin (29/04/2019) kemarin.

Kampanye melalui kegiatan olahraga tersebut melibatkan 200 anak termasuk anak berkebutuhan khusus dari 20 sekolah, dalam berbagai macam permainan yang inklusif dengan dihadiri sekira 300 orang.

Konsultan Pendidikan Inklusif UNICEF, Andi Endang S, menyampaikan, terselenggaranya Festival Olahraga Inklusif ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata UNICEF dan HKI terhadap Kabupaten Bone.

Hal senada diungkapkan pula Senior Program Officer Pendidikan Inklusif dari Hellen Keller Internasional (HKI), Nunu Nurdyana. Bahkan menurutnya, HKI dan UNICEF akan selalu mendukung Pemerintah Bone dalam memastikan pemenuhan semua anak termasuk anak berkebutuhan khusus melalui penyelenggaraan pendidikan inklusif.

Lanjutnya, menjadi kabupaten inklusif bukan sekedar gambaran kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone terhadap nasib anak-anak disabilitas, namun lebih dari itu, dimana pendidikan inklusif merupakan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Bone dalam memenuhi apa yang menjadi hak semua anak dalam bidang pendidikan.

Untuk kedepannya diharapkan semua sekolah dapat menyelenggarakan pendidikan inklusif dan pendidikan inklusif dapat menjadi budaya baik di lingkungan sekolah/madrasah maupun di lingkungan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu Camat Barebbo, A Asman Sulaiman dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, tujuan utama dari penyelenggaraan festival olahraga inklusif dilakukan untuk meningkatkan kesadaran semua komponen masyarakat, bahwa penyelenggaraan pendidikan inklusif dapat terselenggara di setiap wilayah dan tidak sesulit yang dibayangkan jika dilakukan bersama-sama.

Melalui penyelenggaraan Festival Olahraga Inklusif diharapkan akan lebih banyak lagi masyarakat yang mengetahui bahwa Kabupaten Bone sudah menyelenggarakan pendidikan inklusif dan mereka dapat memperoleh layanan terbaik melalui sekolah-sekolah terdekat di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebagai tambahan, bahwa saat ini sesuai data Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, tercatat ada 30 sekolah yang sudah melayani anak-anak berkebutuhan khusus.

Tahun 2016 lalu, Kabupaten Bone telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Inklusif. Hal tersebut menunjukkan komitmen Kabupaten Bone untuk mewujudkan pendidikan untuk semua melalui penyelenggaraan pendidikan secara inklusif.

Pendidikan inklusif dipandang sebagai suatu cara terbaik untuk memastikan akses bagi semua anak termasuk penyandang disabilitas untuk dapat berpartisipasi pada setiap kegiatan akademik maupun non-akademik. (Rasul)
Don't Miss

News Feed