ads

11 March, 2019

Massa Duduki Kantor DPRD Tana Toraja, Tolak Wisata Halal

Massa Duduki Kantor DPRD Tana Toraja, Tolak Wisata Halal
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Massa yang tergabung dalam beberapa elemen masyarakat Toraja, melakukan aksi penolakan atas wacana wisata halal di Toraja, Bundaran Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja, Senin (11/03/2019).

Wisata halal disebut akan melukai hati masyarakat Toraja yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama dengan adanya label halal yang akan diberlakukan di Toraja.

Seusai menyampaikan orasinya, seluruh massa pun menduduki kantor DPRD Tana Toraja, yang diterima langsung oleh Ketua Komisi III Kristian HP Lambe, Luther Patasik, Komisi I Nico Mangera, Komisi II Iriana Somalinggi', Komisi III Soni Palulungan, Komisi I Agustina Palamba'.

Korlap, Pradyan Reski Londongallo menyampaikan aksi yang mereka lakukan ini untuk mempertahankan adat dan budaya Toraja bukan atas nama agama dan tidak ditunggangi oleh siapa pun.

"Aksi ini murni sebagai bentuk kami ingin mempertahankan adat dan budaya Toraja bukan atas nama agama dan tidak ditunggangi oleh siapa pun," ujar Pradyan yang akrab disapa Iin.

Melanjutkan pernyataan Wagub Sulsel, Andi Sulaiman Sudirman (ASS), bahwa wacana wisata halal ini diserahkan ke Pemerintah Daerah dan DPRD, sehingga massa pun mempertanyakan hal ini kepada DPRD Tana Toraja sebagai wakil rakyat.

Ketua Komisi III Tana Toraja, Kristian HP Lambe fraksi Demokrat menegaskan menolak wacana wisata halal diberlakukan di Toraja.

"Saya menyatakan menolak wisata halal. Tidak ada diskusi untuk hal ini. Jangankan menyatakan, berpikir saja akan adanya wisata halal, tidak pernah," jelas Kristian.

Hal yang sama pun dinyatakan oleh anggota Komisi II, Nico Mangera dari Fraksi Golkar, yang mengatakan wacana wisata halal ini multitafsir sehingga wajar menimbulkan polemik di masyarakat.

Menurutnya, konsep wisata halal hanya akan dipahami oleh pencetus konsep tersebut dan sangat disayangkan digulirkan dalam masa Pemilu yang sarat akan politisasi.

Dari enam anggota DPRD yang hadir pun menyatakan mewakili 30 anggota DPRD Tana Toraja, menolak wacana wisata halal di Toraja. (Kris)
Don't Miss

News Feed