Polisi Temukan Narkotika yang Dikirim Lewat Bus Makassar-Toraja, Dua Pelaku Diciduk
Cari Berita

Advertisement

IKSAN NEW

Advertisement

Polisi Temukan Narkotika yang Dikirim Lewat Bus Makassar-Toraja, Dua Pelaku Diciduk

Rakyat Satu
03 February, 2019

RAKYATSATU.COM, TORAJA UTARA - Resnarkoba Polres Tana Toraja ungkap kasus edar Narkotika jenis Shabu satuan, Minggu (03/02/2019).

Paket shabu ini dikirim lewat bus Metro Permai, yang dikemas dalam sebuah amplop putih bertuliskan U/ RZ.

SatRes Narkoba Polres Tana Toraja dan Polsek Rantepao pun mendatangi Perwakilan PO Metro Permai di jalan Diponegoro, Kelurahan Penanian, Rantepao Kabupaten Toraja Utara, kemarin sekitar pukul 12.30 Wita (Sabtu, 02/02/19).

RZ (30) yang bekerja sebagai buruh harian lepas, beralamat di Jalan Tedong Balian, Tallunglipu Matallo, Kabupaten Toraja Utara, langsung diciduk saat datang mengambil kiriman tersebut.

Kasat ResNarkoba AKP Abner Sitorus, membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku penyalahgunaan narkotika dengan cara tertangkap tangan.

"Pelaku ditangkap atas kerja sama SatRes Narkoba Polres Tana Toraja dengan Polsek Rantepao yang dengan sigap merespon  informasi dari masyarakat tentang adanya kiriman barang di Perwakilan PO Metro Permai Rantepao yang diduga berisi narkotika," ujar AKP Sitorus.

Dari hasil interogasi dilapangan, diketahui bahwa pemilik barang tersebut yakni JP alias SP sehingga dilakukan pengembangan dan penangkapan  terhadap JP (23) yang merupakan warga asal Lembang Tondon Langi’ Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, 2 sachet plastik bening berisi butiran kristal bening diduga narkotika jenis shabu, 1 buah amplop putih didalamnya terdapat potongan-potongan kertas putih, 1 buah handphone merek OPPO F5 berwarna putih, Uang tunai sebesar Rp 264.000 dan 1 buah handphone merek OPPO F5 berwarna putih.

Kedua pelaku yang telah diamankan di Mapolres Tana Toraja ini, rencananya akan ditindak lanjut oleh Sat Res Narkoba untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan dari para terduga pelaku serta melakukan uji sampel BB ke Labfor Makassar. (Kris)