ads

10 December, 2018

Peringati HAKI, Kejari Bone Berupaya Jadikan Bone Zona Bebas Korupsi

Peringati HAKI, Kejari Bone Berupaya Jadikan Bone Zona Bebas Korupsi
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) yang jatuh pada tanggal 8 Desember, namun upacara HAKI baru dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone, Senin (10/12) di halaman Kejari Bone, Jl Yoes Soedarso Watampone.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bone, Hj Nurni Farahyanti, mengatakan, HAKI diperingati pada 8 Desember, namun tanggal tersebut pada hari Sabtu, sehingga upacaranya baru dilaksanakan di Kejari Bone pada hari Senin.

"HAKI semestinya hari Sabtu, 8 Desember tetapi itu hari libur maka upacaranya baru dilaksanakan tadi pagi sambil membagikan brosur dan pink ke pengguna jalan," ujar Hj Nurni Farahyanti, Senin (10/12), dihadapan sejumlah wartawan.

Lanjutnya, dengan HAKI ini maka pihaknya berupaya semaksimal mungkin menjadikan Kabupaten Bone sebagai Zona Bebas Korupsi.

Sejumlah upaya pun dilakukannya, diantara melakukan pencegahan dengan mengawal pembangunan melalui TP4D, khususnya di tahun 2018 ini agar tidak terjadi penyelewengan.

"Pasti Cegah dan Berantas Korupsi. Kami maksimalkan pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pendampingan. Kami konsistensi dan sungguh-sungguh berupaya dalam mencegah korupsi agar Bone jadi zona bebas korupsi. Jangan ada yang menganggap bahwa didampingi sudah merasa aman dan terlindungi, oh tidak," tegasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Bone, Yosefhus mengatakan, sejak Hj Nurni Farahyanti menjadi Kajari Bone, Kejari Bone sudah berhasil mengeksekusi 14 terpidana korupsi.

"Sudah 14 terpidana korupsi berhasil dieksekusi dan Insya Allah itu akan bertambah menjadi 15, tapi saya belum bisa berikan identitasnya, nanti setelah kami eksekusi baru kami beberkan," ujarnya.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed