ads

14 December, 2018

Dinkes Tana Toraja Ingatkan Warga Akan Bahaya Minyak Curah

Dinkes Tana Toraja Ingatkan Warga Akan Bahaya Minyak Curah
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Bahaya minyak curah yang bersumber dari minyak rusak yang telah di daur ulang, kembali disuarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Toraja, Jumat (14/12).

Minyak curah yang bebas dipasarkan ini, selalu menjadi buruan warga karena harganya yang jauh lebih murah dari minyak goreng kemasan yang memiliki standarisasi layak konsumsi dari BPOM dan MUI.

Kurangnya pengetahuan warga akan bahaya yang ditimbulkan dengan mengonsumsi minyak curah ini, menjadi salah satu alasan warga tetap memilihnya.

Kepala Bidang Sumberdaya Masyarakat Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosefina Rombetasik, mengatakan bahwa minyak curah sebenarnya sudah jelas tidak layak dikonsumsi.

Yosefina menyebut bahwa minyak rusak hasil daur ulang yang dilakukan berkali-kali tersebut, dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, seperti kolesterol, hipertensi, gangguan pencernaan hingga dapat menimbulkan kanker jika terus menerus dikonsumsi.

Selain itu, minyak curah yang ditadah dalam wadah drum, tidak memiliki jaminan akan kebersihan. Saat dijual di pasaran dengan menggunakan bekas kemasan botol air mineral.

Bekas kemasan botol air mineral ini, biasanya dikumpulkan oleh orang lain dari berbagai tempat, seperti tempat sampah, selokan dan di jalanan umum.

"Banyangkan saja, botol air mineral yang anda buang di tempat sampah, itu pula yang dijadikan wadah untuk minyak curah yang kemudian anda pakai untuk menggoreng ikan," ujar Yosefina.

Dalam sidak yang digelar menjelang perayaan puncak Natal, hari kemarin Kamis (13/12/18) di Pasar Makale, Tana Toraja, didapati wadah penampungan minyak curah tersebut, sangat kotor.

"Ini jelas tidak layak untuk kita konsumsi. Mungkin belum sekarang dirasakan warga, tetapi dampaknya akan di kemudian hari,"tambahnya.

Ke depan, Dinas Kesehatan Tana Toraja pun akan menbagikan surat edaran himbauan untuk tidak mengonsumsi minyak curah yang merusak kesehatan masyarakat. (Kris)
Don't Miss

News Feed