ads

30 December, 2018

Dinilai Pilih-pilih Media dan Lembaga Kewartawanan, Ini Penjelasan Divisi Teknis KPU Bone

Dinilai Pilih-pilih Media dan Lembaga Kewartawanan, Ini Penjelasan Divisi Teknis KPU Bone
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Dinilai memilih atau hanya mengundang media dan Lembaga Kewartawanan tertentu saat KPU Bone melakukan kegiatan sosialisasi, Divisi Teknis KPU Kabupaten Bone, Nasruddin Zaelani, memberikan penjelasan dan minta maaf ke wartawan/jurnalis yang udangannya tidak sampai terkait kegiatan tersebut.

Nasruddin Zaelani yang akrab disapa Broo Atho, menjelaskan bahwa, pada saat akan dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemilihan Umum Serentak 2019 di Hotel Helios, Jl Langsat Watampone, Jumat (28/12/2018), KPU Kabupaten Bone mengundang semua Lembaga Kewartawanan yang ada di Kabupaten Bone, demikian pula media.

Namun, sipengantar undangan tidak mengetahui semua tempat atau alamat media dan Lembaga Kewartawanan yang diundang, akhirnya undangan tersebut kembali ke Sekretariat KPU Kabupaten Bone di Jl Gatot Subroto, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang.

“Mohon maaf, jika undangan tidak sampai ke teman-teman wartawan dan pengurus Lembaga Kewartawanan lainnya, seperti PWI dan JOIN, yang bawa undangan itu staf, dan ada beberapa dikasih kembali karena tidak ditahu alamat dan orangnya,” jelas Broo Atho, ke RakyatSatu, Sabtu (29/12/2018).

Mantan jurnalis ini, juga membantah soal KPU Kabupaten Bone yang disebut pilih-pilih media dan lembaga kewartawanan serta senyap dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Bahkan ia menegaskan bahwa terkait dengan realita adanya media dan lembaga yang tidak dapat undangan, hanya karena undangan yang tidak sampai.

“Kegiatan ini kami siapkan 100 peserta, dan makin banyak yang hadir makin kami senang. Pagi tadi (Jumat (28/12) saya ke arena kegiatan, bermaksud konfirmasi siapa-siapa undangan yang tidak sampai, makanya saya mau telpon. Baru beberapa teman-teman saya kasi info bahwa undangannya tidak sampai, Allah berkehendak lain, istri saya alami kecelakaan dan alami pendarahan hebat, di saat usia kehamilannya tiga bulan, saya putuskan melarikan ke rumah sakit, sehingga niat untuk hubungi rekan-rekan wartawan itu tidak saya lakukan,” jelasnya.

Selain meminta maaf ke media dan Lembaga Kewartawanan, Nasruddin Zaelani juga meminta maaf kepada Komisioner KPU Kabupaten Bone lainnya.

“Mohon maaf, itu murni kesalahan dan kelalaian saya. Begitu juga dengan rekan-rekan komisioner, saya tahu diri, saya yang lebih tahu, walau devisi ini bukan wewenang teknis, tapi saya akan tanggungjawab,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat KPU Bone menggelar kegiatan Sosialisasi Pemilih ke Lembaga, di hotel Helios Bone, Jl Langsat Watampone, Jumat (28/12/2018), hanya mengundang sejumlah media dan Lembaga Kewartawanan yang ada di Kabupaten Bone, seperti Aliansi Jurnalis Kreatif (AJK) dan Wartawan Independen Bone (WIB).

Padahal di Kabupaten Bone ada sejumlah lembaga Kewartawanan, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Jurnalis Online (JOIN).

Selain itu, sejumlah media juga tidak diundang ke acara sosialisasi tersebut dengan alasan, undangan tidak sampai karena sipengantar undangan tidak mengetahui alamat media atau wartawan media tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Bone, Izharul Haq yang ditemui dan dikonfirmasi terkait tidak diundangnya sejumlah media dan Lembaga Kewartawanan yang ada di Kabupaten Bone, mengatakan kalau dirinya tidak mengetahui hal itu.

Katanya lagi, di KPU Bone ada Komisioner dari wartawan, pasti dia sudah mengetahui tentang media dan Lembaga Kewartawanan yang ada di Kabupaten Bone.

"Sepengetahuan saya, semua diundang, apalagi ada Komisioner dari wartawan, pasti dia lebih tau banyak. Tentu hari ini akan menjadi pembelajaran kita ke depannya," ujar Izharul Haq yang diiyakan oleh dua Komisioner Bone lainnya. (Rasul)
Don't Miss

News Feed